“Mari kita jaga sama-sama lingkungan kita. Biasakan diri sendiri untuk membuang sampah pada tempat yang disediakan,” ungkap Mustakim Suharjana
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Permasalahan sampah di Indonesia merupakan permasalahan yang serius. Data yang pernah dipublikasikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan jumlah rata-rata produksi sampah di Indonesia mencapai 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton per tahun. Bila menggunakan asumsi berdasarkan data itu, sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kilogram.
Sampah merupakan musuh bagi lingkungan karena mampu menimbulkan dan mencemari lingkungan.
Lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah akhirnya akan kotor, kumuh dan bau kemudian akan menimbulkan penyakit.
Sampah telah mengakibatkan masalah yang begitu serius dalam pencemaran lingkungan di Indonesia.
Walaupun sudah diperingati “Dilarang membuang sampah sembarangan” namun, tetap saja dilakukan dan akhirnya akan menimbulkan keadaan lingkungan tidak bersih atau kotor.
Kebiasan masyarakat yang membuang sampah sembarangan menjadi perhatian DLHK Berau. Selain mengganggu keindahan kawasan sekitar, sampah yang dibuang sembarangan juga bisa menciptakan penyakit.
Kepala DLHK Berau, Mustakim Suharjana mewanti-wanti pada masyarakat yang suka membuang sampah sembarang.
Sebab, Pemkab Berau telah memiliki Perda Nomor 1 tahun 2017 tentang Pengelolaan Sampah, yang memungkinkan pelaku bisa dikenai teguran hingga pidana.
“Mari kita jaga sama-sama lingkungan kita. Biasakan diri sendiri untuk membuang sampah pada tempat yang disediakan,” ungkap Mustakim Suharjana
Penanaman nilai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, penumbuhan sikap dan perilaku membuang sampah pada tempatnya harus dimulai sejak dini, karena anak merupakan generasi penerus bangsa yang harapannya, ketika dewasa kelak anak sudah terbiasa dan tanpa perlu diingatkan serta dengan sendirinya mempunyai tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Salah satu upaya untuk menanamkan nilai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan terus melakukan sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah kepada anak-anak sejak dini.
“Rencananya kami akan menggandeng beberapa pihak diantaranya dari rekan media untuk terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, dengan melakukan edukasi sejak dini kepada siswa sekolah dasar yang ada di Berau” pungkasnya (*).
















