Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TALISAYAN

Bupati Dorong Kemandirian Ekonomi Dengan Optimalkan Potensi Kampung

×

Bupati Dorong Kemandirian Ekonomi Dengan Optimalkan Potensi Kampung

Sebarkan artikel ini

“Dengan harapan tercapai agar setiap kampung dapat menggali potensi masing-masing. Jangan hanya bergantung pada sektor sawit, tetapi kembangkan juga potensi pertanian, peternakan, dan badan usaha milik kampung (BUMK)”

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TALISAYAN – Pemerintah Kabupaten Berau terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi Kampung melalui optimalisasi potensi lokal.

Hal ini disampaikan Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, saat menghadiri acara tanam perdana benih jagung komposit di Kampung Purnasari Jaya, Kecamatan Talisayan, Senin (14/7/2025) kemarin.

Bupati menerangkan Pemkab Berau memiliki visi meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2023 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

“Dengan harapan tercapai agar setiap kampung dapat menggali potensi masing-masing. Jangan hanya bergantung pada sektor sawit, tetapi kembangkan juga potensi pertanian, peternakan, dan badan usaha milik kampung (BUMK),” ujarnya.

Sri Juniarsih juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kepala Kampung dan Dinas terkait. Ia berharap, Kepala Kampung tidak ragu berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) serta dinas teknis lainnya, agar program pembangunan dan pemberdayaan kampung berjalan optimal.

“Kampung yang kuat adalah kampung yang mandiri secara ekonomi. Salah satu syaratnya, kampung harus punya BUMK yang aktif,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Berau tahun ini memberikan bantuan hibah kepada Kampung Purnasari Jaya berupa 35,55 ton pupuk NPK dan 5,925 ton pupuk hayati. Bupati berharap bantuan ini dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.

Selain itu, Sri Juniarsih Mas juga mendorong kampung-kampung untuk memiliki Website resmi sebagai sarana promosi potensi desa.

“Dengan Website, potensi kampung bisa dikenal luas. Ini juga akan menunjukkan seberapa aktif kampung dalam membina masyarakatnya,” pungkasnya.

Bupati pun meminta Dinas Pertanian dan Dinas Kominfo untuk terus melakukan pendampingan, pengembangan potensi kampung, serta mendukung pemasaran hasil produksi masyarakat (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *