Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TALISAYAN

Hampir Overload, TPA Talisayan Segera Terapkan Teknologi Incinerator Untuk Kurangi Volume Sampah

×

Hampir Overload, TPA Talisayan Segera Terapkan Teknologi Incinerator Untuk Kurangi Volume Sampah

Sebarkan artikel ini

“Untuk menangani volume sampah yang semakin meningkat, saya meminta kepada DLHK untuk menyediakan teknologi Incinerator di TPA Talisayan ini” pinta Dian Novita

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TALISAYAN – DLHK Berau melalui UPT Kebersihan Talisayan terus melakukan kegiatan rutin pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Talisayan, untuk antisipasi membludaknya sampah-sampah di TPS yang ada di wilayah Talisayan dan sekitarnya.

Selasa pagi (22/7/2025) Kepala UPT Kebersihan Talisayan dan jajarannya, kembali melakukan pengangkutan  untuk dibuang ke TPA Talisayan.

Menurut Kepala UPT Kebersihan Talisayan, Dian Novita, pada hari ini volume sampah mencapai 18 ton, dan pihaknya menerjunkan petugas kebersihan, dengan jumlah personil 7 (tujuh) orang yaitu Anggota UPT Kebersihan 4 (empat) orang ditambah anggota Kebersihan Kampung Dumaring 3 (tiga) orang.

Disela-sela pelaksanaan Pengangkutan Sampah oleh petugas kebersihan ini, baik di TPS maupun TPA, dimana dirinya langsung terjun ke Lapangan melakukan Pengawasan, Dian Novita mengungkapkan volume sampah yang semakin meningkat membuat dirinya khawatir dalam waktu yang tidak lama, TPA Talisayan yang ada di KM 12 jalan poros Talisayan Biatan akan overload.

“Untuk menangani volume sampah yang semakin meningkat, saya meminta kepada DLHK untuk menyediakan teknologi Incinerator di TPA Talisayan ini” pinta Dian Novita.

Sementara itu, Kepala DLHK Mustakim Suharjana, mengatakan perencanaan alat pembakar sampah Incinerator di TPA Talisayan memang sudah direncanakan, sebagai bagian dari upaya pengurangan volume sampah. Selain itu, melihat kapasitas TPA Talisayan yang sudah mengalami overload.

“Untuk TPA Talisayan, rencananya akan dipasang satu alat incenerator tersebut, yang dirancang memiliki kapasitas maksimal 5 (lima) ton per hari” jelas Mustakim.

Namun di satu sisi, Mustakim mengungkapkan bahwa rencana ini masih menunggu persetujuan dan alokasi dana,  dalam anggaran APBD Perubahan 2025 dan APBD Murni 2026.

“Insya Allah di ABT kita telah usulkan 2 (dua) unit Incinerator yang berkapasitas 1 ton per hari, sedang  di Anggaran Murni bisa yang berkapasita 5 (lima) atau 9 (sembilan) ton per hari” jelasnya.

Keberadaan alat incenerator tersebut nantinya akan memudahkan pengelolaan sampah domestik secara lokal. Sampah bernilai ekonomis akan dipilah terlebih dahulu, sedangkan residu akan dibakar menggunakan alat tersebut. Abu hasil pembakaran bisa dimanfaatkan kembali, seperti sebagai campuran kompos atau bahan pembuatan batako.

Untuk TPA Talisayan sendiri, pihaknya juga telah melakukan kajian-kajian yang diperlukan seperti kajian uji emisi, kajian dokumen lingkungan, dan izin perteknya.

“Karena regulasinya sudah ada dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah terpadu, sehingga semuanya harus terpenuhi” tambahnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *