Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Manutung Jukut Terancam Batal, Panitia Usulkan Pengalihan Ke Program Stunting Atau MBG

×

Manutung Jukut Terancam Batal, Panitia Usulkan Pengalihan Ke Program Stunting Atau MBG

Sebarkan artikel ini

“Opsi yang kami usulkan adalah kegiatan dengan tujuan yang sama, yakni gerakan memasyarakatkan makan ikan, namun dikombinasikan dengan program lain seperti penanganan kerentanan pangan, pencegahan stunting, atau kegiatan MBG,” lanjutnya

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Keputusan Pemerintah Kabupaten Berau menunda sebagian besar rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb, menimbulkan pertanyaan soal nasib acara khas yang ditunggu masyarakat, salah satunya Manutung Jukut.

Kepastian mengenai pelaksanaan Manutung Jukut belum final. Diskan Berau, melalui Ketua Panitia Manutung Jukut, Dewi Rosita, menjelaskan bahwa kegiatan Manutung Jukut tidak termasuk dalam kegiatan yang direkomendasikan.

Pihaknya menilai, bila acara Manutung Jukut tetap dipaksakan maka berpotensi menimbulkan gesekan di masyarakat. Menurut Dewi Rosita, pihaknya mengusulkan agar ikan yang sudah dipesan untuk acara Manutung Jukut bisa dialihkan kepada program lain

Sehingga belum ada kepastian mengenai pelaksanaan Manutung Jukut apakah termasuk rangkaian acara yang ditunda atau dilanjutkan.

“Karena itu, dalam rapat internal kami mengusulkan agar Manutung Jukut dibatalkan dan dialihkan ke bentuk kegiatan lain. Apalagi saat ini sudah ada proses pengadaan ikan, jadi diarahkan untuk kegiatan yang tujuannya sama, yakni gerakan memasyarakatkan makan ikan,” terangnya.

Keputusan penundaan berbagai rangkaian acara HUT ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb mengikuti arahan Kemendagri mengenai larangan bagi pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan seremonial yang berlebihan, terutama pesta musik dan hiburan.

“Opsi yang kami usulkan adalah kegiatan dengan tujuan yang sama, yakni gerakan memasyarakatkan makan ikan, namun dikombinasikan dengan program lain seperti penanganan kerentanan pangan, pencegahan stunting, atau kegiatan MBG,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kontrak pengadaan ikan berlaku hingga 20 September dengan jumlah sekitar 500 kilogram. Jika acara Manutung Jukut ditunda atau bahkan dibatalkan, maka kontrak tersebut akan dihentikan dengan tetap membayar progres pengadaan yang sudah berjalan.

Meski begitu, Dewi Rosita menyebut usulan itu belum final, begitu juga dengan pelaksanaan Manutung Jukut. Dia mengatakan keputusan akhir soal pelaksanaan Manutung Jukut masih menunggu arahan pimpinan.

“Ini belum final, hasil rapat internal masih akan kami bawa ke pimpinan untuk mendapat arahan lebih lanjut. Kalaupun belum bisa terlaksana tahun ini, semoga tahun depan bisa lebih siap dan meriah,” pungkasnya

Hingga kini, baru tiga agenda yang dipastikan tetap berjalan saat Hari Jadi Kabupaten Berau, yakni upacara Hari Jadi, rapat paripurna DPRD (tertutup dan terbatas), serta tabligh akbar yang akan dikoordinir Forkopimda (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *