“Ya, baru beliau (Bu Syarifatul), belum ada muncul figur lainnya” jelas Ajad
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Meski sempat diisukan bakal maju sebagai Ketua DPD II Golkar Berau, Apansyah yang juga Plt Ketua DPD II Golkar Berau ini menegaskan dirinya tetap fokus bertarung sebagai Calon Ketua DPD II Golkar Kutai Timur (Kutim) periode 2025-2030.
“Ya, saya maju,” tegas Apansyah.
Dikutip beberapa waktu lalu, Apansyah mengungkapkan hingga kini dirinya sudah mengantongi lebih dari setengah dukungan pemilik suara. Di antaranya 13 suara Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK) dan satu suara dari sayap partai, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
“Atas dasar itulah saya maju,” jelasnya.
Anggota DPRD Kaltim itu menambahkan, dirinya terus berupaya memperluas dukungan agar bisa meraih kemenangan dan memimpin Golkar di Kutim. Ia juga mengaku aktif membangun komunikasi dengan para pemilik suara sah.
“Komunikasi terus kami lakukan,” ujar mantan Anggota DPRD Kutim tersebut.
Salah satu tim Apansyah yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan hal itu. Menurutnya, pihaknya intens menjalin komunikasi dengan para pemilik suara. “Bismillah, doakan,” ucapnya singkat.
Sedangkan, Ketua Harian Golkar Kutim, Rudi Hartono, memastikan Musda akan digelar pada Oktober mendatang.
“Insya Allah bulan Oktober. Tapi kami masih menunggu jadwal resmi dari DPD I Partai Golkar. Untuk total ada 23 suara,” katanya.
Sementara itu, salah satu kader Partai Golkar Berau, Ajad Sudrajat mengungkapkan, Musda DPD II Golkar Berau rencananya akan digelar bulan Oktober mendatang.
Hingga saat ini baru muncul satu nama kuat yaitu Syarifatul Sadiah, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Propinsi Kaltim.
“Ya, baru beliau (Bu Syarifatul), belum ada muncul figur lainnya” jelas Ajad.
Dengan kondisi seperti ini, kemungkinan besar, Syarifatul Sadiah akan melenggang mulus menjadi Ketua DPD II Golkar Berau periode 2025-2030 pada Musda nanti.
Ajad berharap akan banyak muncul figur menjelang musda, agar proses demokrasi di tubuh partai Golkar Berau berjalan dengan baik, nama seperti Subroto yang juga Wakil Ketua I DPRD Berau bisa menjadi alternatif Ketua.
Namun menurutnya, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua DPD II Golkar Berau, bisa membawa Golkar Berau berjaya kembali seperti jaman Suharto, dan merebut minimal 6 (enam) kursi legislatif pada pemilu mendatang serta bisa mendudukkan kader Golkar sebagai pemimpin Berau (*).
















