Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Dekranasda Expo 2025: Platform UMKM Berau Perluas Pasar

×

Dekranasda Expo 2025: Platform UMKM Berau Perluas Pasar

Sebarkan artikel ini

“Packaging-nya itu harus sempurna, karena pembeli tidak hanya dari Berau saja, tetapi juga dari luar kabupaten, mengingat kita adalah kabupaten dengan potensi pariwisata,” ujarnya

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Panggung Barintak Tepian Segah menjadi saksi dari geliat ekonomi kreatif yang dipicu oleh Pesona Batik Berau Fest 2025, pada Sabtu (22/11) sore.

Lebih dari sekadar pameran, acara yang dikemas dalam program Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Expo 2025 itu dibuka langsung oleh Bupati, Sri Juniarsih Mas.

Expo ini Menjadi platform penting bagi 20 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari berbagai kecamatan, perusahaan, dan organisasi untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Berau, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan pengemasan produk agar sesuai dengan permintaan pasar yang semakin luas.

Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, UMKM diharapkan mampu meningkatkan produksi dan menjalin kemitraan strategis, termasuk dengan jaringan minimarket, untuk memastikan ketersediaan produk sepanjang waktu.

Bupati Berau juga menekankan pentingnya kualitas dan pengemasan produk, terutama bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan.

Packaging-nya itu harus sempurna, karena pembeli tidak hanya dari Berau saja, tetapi juga dari luar kabupaten, mengingat kita adalah kabupaten dengan potensi pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pengembangan desain batik yang modern dan menarik. “Batik ini merupakan sebuah desain yang sangat digemari.

“Kita sedang memperingati hari batik, dan selama tiga hari ini kita mengadakan pelatihan desain desainer, supaya pasar produk kita lebih tinggi dan lebih banyak peminatnya,” katanya.

Bupati menjelaskan, pelatihan desain ini bertujuan agar para pembatik dan penenun memiliki desain khusus yang lebih menarik, sehingga memudahkan pembeli dalam menentukan pilihan.

“Kedepan, kita bukan hanya membatik, tetapi kita sudah harus bisa membuat desain. Batik yang sudah kita coba desain melalui pelatihan tadi pagi itu harus ada pelatihan yang berkelanjutan,” ucapnya.

Pemerintah daerah juga mendorong UMKM untuk lebih gesit dalam merangkul pasar dan menjaga kualitas produk serta packaging. Dengan demikian, produk UMKM Berau diharapkan memiliki daya saing yang tinggi dan mampu menembus pasar yang lebih luas (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *