Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Wabup Gelar Buka Puasa Bersama, Ramadan Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Dan Kepedulian Sosial

×

Wabup Gelar Buka Puasa Bersama, Ramadan Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi Dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan dan kepedulian. Ini menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah dan menjaga persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Memasuki hari ke-7 Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Berau Gamalis bersama Ketua TP PKK Kabupaten Berau Sri Aslinda Gamalis menggelar buka puasa bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Selasa (25/02/2026).

Namun lebih dari sekadar agenda berbuka, kegiatan ini menjadi ruang memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan, hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota TP PKK, serta warga sekitar.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan sosial sekaligus membangun dialog yang lebih hangat dan terbuka.

Tausiyah yang disampaikan Ustaz Ahmad Thoriq Asegaf dari Pasuruan menekankan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi membentuk pribadi yang amanah, jujur, dan peduli.

Ramadan, menurutnya, adalah waktu terbaik untuk memperkuat nilai tanggung jawab sosial dan kepekaan terhadap kondisi sekitar.

Wakil Bupati Gamalis menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan mampu menjaga harmoni dan kekompakan masyarakat Berau.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin terus hadir tidak hanya dalam kebijakan pembangunan, tetapi juga dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan dan kepedulian. Ini menjadi kesempatan untuk mempererat ukhuwah dan menjaga persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Ramadan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Melalui momentum bulan suci ini, nilai-nilai religius dan sosial diharapkan semakin menguat, menjadikan Ramadan bukan hanya perayaan spiritual, tetapi juga penggerak solidaritas dan kebersamaan di Bumi Batiwakkal (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *