Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Dr. Wahid Hasyim Ditunjuk Isi Pj Dekan Fakultas Pertanian UMB

×

Dr. Wahid Hasyim Ditunjuk Isi Pj Dekan Fakultas Pertanian UMB

Sebarkan artikel ini
Dr. Wahid Hasyim (ketiga dari kiri) setelah menerima SK Pj Dekan Fakultas Pertanian UMB (*pb)

“Langkah pertama, melakukan konsolidasi dan penguatan internal organisasi, merangkul semua pihak untuk memperkuat kerjasama internal dan eksternal. Kedua mengaktifkan kebun praktek berkelanjutan dengan menginisiasi nursery milik fakultas pertanian” jelas Wahid Hasyim

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Setelah STIPER Berau resmi bergabung dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) secara resmi menunjuk Dr. Wahid Hasyim sebagai Penjabat (Pj) Dekan Fakultas Pertanian.

Penunjukan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kualitas pendidikan dan kesiapan sumber daya manusia di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Penetapan itu dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor UMB yang berlaku mulai 1 Juli 2026.

Dalam keterangannya, Wahid Hasyim menyatakan siap menjalankan amanah dan fokus mempersiapkan lulusan yang kompeten serta mampu menjawab tantangan pengembangan pertanian di Kabupaten Berau.

“Langkah pertama, melakukan konsolidasi dan penguatan internal organisasi, merangkul semua pihak untuk memperkuat kerjasama internal dan eksternal. Kedua mengaktifkan kebun praktek berkelanjutan dengan menginisiasi nursery milik fakultas pertanian” jelas Wahid Hasyim.

Kebun praktek seluas 4000 hektar yang akan dikelola oleh koperasi perkebunan kelapa sawit Muhammadiyah serta akan digunakan untuk riset dan pengembangan pertanian ke arah komersil yang berdampak bagi universitas Muhammadiyah Berau, civitas akademika, mahasiswa dan masyarakat.

Ia menambahkan, salah satu gebrakan yang akan dilakukan Fakultas Pertanian dengan mengintensifkan kerja sama dengan korporasi perkebunan terkait kebutuhan SDM yang akan diakomodir dengan penyediaan program studi, kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan korporasi.

“Kami konsen optimalkan perkuat kerjasama penyediaan beasiswa dengan imbal balik SDM siap pakai di dunia usaha dan dunia industri” tambahnya.

Wahid Hasyim yang merupakam ASN di Disperindagkop Berau ini, menerangkan, penggabungan dua program studi Agribisnis dan Agroteknologi dari STIPER Berau menjadi bagian Fakultas Pertanian UMB membuka peluang pengembangan kurikulum yang lebih relevan, peningkatan fasilitas laboratorium, serta kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Langkah ini juga bertujuan agar lulusan siap berkontribusi meningkatkan produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani lokal.

Dengan adanya Fakultas Pertanian yang terintegrasi dalam struktur Universitas Muhammadiyah Berau, diharapkan ke depan lahir generasi muda yang mampu menggerakkan sektor pertanian menjadi lebih maju, modern, dan bernilai ekonomi tinggi bagi kemajuan Berau (*).

| Editor : Tim Redaksi

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *