“Pembersihan tanah atau endapan lumpur, pasir dan juga kerikil di bahu jalan merupakan tugas rutin yang kami laksakanan, hal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan khususnya masyarakat pengguna jalan” jelas Helmi
| Editor : Anang Ma
TELUK BAYUR – Petugas Kebersihan DLHK Berau melaksanakan kegiatan pembersihan bahu jalan Marsma M Iswahyudi Kelurahan Rinding dan jalan A Yani Rinding Kecamatan Teluk Bayur yang tertimbun oleh tanah atau endapan lumpur, pasir dan juga kerikil yang telah mengendap di jalan selama musim hujan, pada Rabu sore (11/6/2025).
Menurut Helmi, Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLHK Berau, pada kegiatan sore ini pihaknya menerjunkan, 15 (lima belas) orang personil kebersihan dan dilengkapi dengan 2 (unit) truck pengangkut sampah.
“Pembersihan tanah atau endapan lumpur, pasir dan juga kerikil di bahu jalan merupakan tugas rutin yang kami laksakanan, hal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan keselamatan lingkungan khususnya masyarakat pengguna jalan” jelas Helmi.
Helmi menambahkan, kegiatan membersihkan tanah ataupun endapan lumpur, pasir serta kerikil di bahu jalan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kondisi jalan yang licin atau tidak rata.
DLHK Berau terus berupaya melakukan pembersihan jalan agar dapat membuat lingkungan sekitar terlihat lebih rapi dan bersih, yang dapat meningkatkan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.
“Membersihkan tanah atau endapan lumpur dan pasir serta kerikil terutama di bahu jalan kami upayakan agar dapat mencegah genangan air yang dapat menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan” tambahnya.
Dengan melakukan pembersihan bahu jalan secara rutin seperti ini, pihaknya berharap dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta menjaga keindahan dan kualitas infrastruktur jalan.

Pada kegiatan sore ini, para petugas kebersihan menggunakan alat seperti sekop, cangkul, dan alat lainnya, kemudian material yang sudah dikumpulkan dinaikkan keatas truk sampah untuk selanjutnya dibawa ke lokasi TPA Bujangga.
Helmi juga berpesan kepada masyarakat pengguna jalan yang melewati jalan yang terdapat endapan material berupa sedimentasi tanah, atau pasir serta kerikil yang menutup bahu jalan untuk tetap hati-hati.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara karena saat ini musim penghujan masih ada yang otomatis membuat jalanan menjadi licin dan jarak pandang menjadi terbatas selain itu lubang-lubang di jalan tertutup air, tentunya hal tersebut juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan,” pungkas Helmi (*).
















