“Jadi kita memanfaatkan e-commerce ini sebagai salah satu lompatan dalam pemasaran menjual wisata Berau,” ujar Kepala Disbudpar Berau Ilyas Natsir
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu, Disbudpar Berau melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SmarID Malang. Kerja sama ini untuk memanfaatkan e-commerce dalam mendukung promosi dan pemasaran sektor pariwisata.
Untuk memuluskan langkah kerja sama itu, mulai dari ASITA dan PHRI di berau, digandeng untuk membuat paket wisata ke 10 destinasi wisata unggulan dan dijual dalam e-commerce Traveloka dan Tiket.com.
Sepuluh destinasi wisata unggulan Berau meliputi keindahan bahari seperti Pulau Derawan, Maratua, Kakaban (danau ubur-ubur), dan Sangalaki, serta keunikan alam darat seperti Danau Labuan Cermin, Air Panas Biatan, Gua Haji Mangku, Gua Mulut Besar, dan wisata budaya di Kampung Merasa atau Merabu (tradisi dan karst), menjadikannya destinasi lengkap untuk pecinta laut, petualangan, dan budaya.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata melalui sistem daring, yang dilakukan secara online dan terintegrasi dengan berbagai platform aplikasi dan situs web, seperti Traveloka dan Tiket.com.
Melalui pemanfaatan teknologi digital tersebut, diharapkan produk dan layanan pariwisata Kabupaten Berau dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.
“Jadi kita memanfaatkan e-commerce ini sebagai salah satu lompatan dalam pemasaran menjual wisata Berau,” ujar Kepala Disbudpar Berau Ilyas Natsir, beberapa waktu lalu.
Penandatanganan PKS ini juga jadi salah satu langkah strategis mendorong transformasi digital sektor pariwisata, meningkatkan daya saing destinasi, serta memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam memperoleh informasi dan layanan pariwisata secara cepat, efektif dan berkelanjutan (*).
















