Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Jelang Akhir Tahun, Dinas PUPR Fokus Lakukan Pengawasan Proyek Infrastruktur

×

Jelang Akhir Tahun, Dinas PUPR Fokus Lakukan Pengawasan Proyek Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

“Untuk memastikan kualitas tetap terjaga, DPUPR melakukan pemantauan progres secara harian melalui pengecekan langsung ke lapangan,” kata Fendra

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Kepala DPUPR Berau, Fendra Firnawan mengatakan, memasuki penghujung tahun 2025 ini, sejumlah proyek infrastruktur menjadi fokus pengawasan intensif, pengawasan ini mencakup kesesuaian pelaksanaan dengan gambar rencana, metode kerja, hingga kualitas material yang digunakan agar tidak ada yang berada di bawah standar.

Di antaranya, rehabilitasi drainase di kawasan padat penduduk, perbaikan ruas jalan kabupaten, pembangunan jembatan skala kecil, hingga peningkatan sarana pendukung di kawasan wisata.

Ia menilai, proyek-proyek tersebut sangat vital karena bersentuhan langsung dengan aktivitas dan keselamatan masyarakat.

“Untuk memastikan kualitas tetap terjaga, DPUPR melakukan pemantauan progres secara harian melalui pengecekan langsung ke lapangan,” kata Fendra, beberapa waktu lalu.

Fendra menjelaskan, pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penurunan kualitas pekerjaan pada sejumlah proyek infrastruktur yang tengah memasuki tahap penyelesaian.

“Tekanan batas akhir kontrak yang sering menjadi periode rawan pekerjaan asal-asalan, saya tegaskan tidak akan ditoleransi,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan pelaksanaan proyek bukan semata mengejar serah terima pekerjaan di akhir tahun, melainkan memastikan seluruh anggaran daerah terserap secara optimal dengan tetap memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan bukan berarti mengendurkan standar. Kami tegas, jika ada hasil pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, wajib diperbaiki tanpa kompromi,” tutur Fendra.

Fendra mengakui, tantangan pelaksanaan proyek semakin berat karena bersamaan dengan musim hujan. Kondisi cuaca kerap memengaruhi pekerjaan teknis di lapangan, terutama pada proyek jalan dan drainase.

“Belakangan ini kan musim hujan, tentu menjadi tantangan teknis bagi kami. Tapi itu tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas,” ujarnya.

Pihaknya pun meminta pengertian masyarakat apabila percepatan pekerjaan menimbulkan gangguan sementara, seperti penutupan sebagian ruas jalan atau pengalihan arus lalu lintas.

“Langkah ini dilakukan demi kelancaran pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan,” imbuhnya.

Dengan pengawasan yang diperketat hingga akhir tahun, DPUPR Berau menargetkan seluruh proyek infrastruktur dapat diselesaikan tepat waktu tanpa meninggalkan masalah di kemudian hari.

“Kami pastikan, tidak ada proyek yang terbengkalai maupun melewati masa kontrak tanpa penyelesaian. Kami berkomitmen memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Berau,” pungkasnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *