Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Dua Kesultanan Hadiri Paripurna HUT Berau, Sultan Gunung Tabur Ajak Warga Jaga Lingkungan

×

Dua Kesultanan Hadiri Paripurna HUT Berau, Sultan Gunung Tabur Ajak Warga Jaga Lingkungan

Sebarkan artikel ini

“Kecintaan kita terhadap Berau dapat diwujudkan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan semangat gotong royong, terlebih ketika daerah kita sedang menghadapi berbagai tantangan,” ujar Sultan Gunung Tabur, PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun

TANJUNG REDEB — Dua Kesultanan di Kabupaten Berau, yakni Sultan Sambaliung PYM Datu Amir MA dan Sultan Gunung Tabur PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Berau dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb, Senin (14/9/2026), di Gedung DPRD Berau.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Gunung Tabur PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun menegaskan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda tahunan maupun seremonial semata.

Menurutnya, momentum hari jadi harus menjadi ruang untuk melakukan introspeksi terhadap berbagai perubahan, persoalan, dan tantangan yang tengah dihadapi masyarakat Kabupaten Berau.

Ia menilai Berau saat ini menghadapi tantangan yang cukup kompleks. Selain persoalan lingkungan akibat musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), daerah juga dihadapkan pada keterbatasan ruang fiskal sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran.

Dalam kondisi tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengambil bagian dalam menjaga daerah, terutama dalam menghadapi ancaman karhutla.

Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan, segera melaporkan apabila menemukan titik api, serta bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Berau agar tetap aman dan kondusif.

Sultan Gunung Tabur juga mengamini penekanan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang sebelumnya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb harus dimaknai lebih dalam daripada sekadar sebuah perayaan.

Menurutnya, kecintaan terhadap Berau tidak hanya ditunjukkan melalui kemeriahan peringatan hari jadi, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap daerah dan lingkungan.

Ia menilai semangat gotong royong menjadi salah satu kekuatan penting masyarakat Berau dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul.

“Kecintaan kita terhadap Berau dapat diwujudkan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan semangat gotong royong, terlebih ketika daerah kita sedang menghadapi berbagai tantangan,” ujar Sultan Gunung Tabur, PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun.

Ia berharap momentum Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian, serta bersama-sama menjaga keberlanjutan daerah.

Menurutnya, pembangunan Berau bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *