Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
SAMBALIUNG

Banjir Kembali Terjang Beberapa Wilayah Berau, Dampak Tingginya Curah Hujan Dan Perubahan Ekosistem

×

Banjir Kembali Terjang Beberapa Wilayah Berau, Dampak Tingginya Curah Hujan Dan Perubahan Ekosistem

Sebarkan artikel ini

Diduga penyebab banjir ini disamping tingginya curah hujan juga kemungkinan rusaknya ekosistem lingkungan akibat dari kegiatan perusakan hutan di wilayah-wilayah yang seharusnya dijaga sebagai penyangga hidup masyarakat. 

SAMBALIUNG (Berau) – Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu sungai Segah dan sungai Kelay, dalam kurun waktu beberapa hari terakhir ini dan puncaknya terjadi pada Rabu (25/3/2925) hingga Kamis (26/3/2025) dini hari tadi.

Example 300x600

Menyebabkan terjadinya banjir yang menerjang wilayah yang berada di jalur sungai Segah dan sungai Kelay seperti di Kampung Merasa, Siduung, Long Ayan Kecamatan Segah beberapa titik yang cukup parah terendam air mencapai 2 meter.

Banjr merendam rumah-rumah warga serta fasilitas umum seperti Sekolah Dasar, tempat ibadah dan lainnya.

Menurut keterangan warga Azis, banjir kali ini adalah banjir yang terdampak dari derasnya curah hujan yang menerjang kawasan di hulu. Dan memang terjadi hampir setiap tahun saat musim penghujan.

“Kami mengharapkan perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk dapat segera mengatasi bencana banjir yang sering kami alami hampir setiap tahunnya” ujarnya.

Diduga penyebab banjir ini disamping tingginya curah hujan juga kemungkinan rusaknya ekosistem lingkungan akibat dari kegiatan perusakan hutan di wilayah-wilayah yang seharusnya dijaga sebagai penyangga hidup masyarakat.

Sementara itu kampung Tumbit Melayu dan Tumbit Dayak wilayah yang turut terdampak banjir juga merasakan dampak terjangan banjir yang melanda kedua wilayah tersebut.

Kepala Kampung Tumbit Melayu Syamsudin A menjelaskan banjir kali ini cukup besar sehingga berdampak berhentinya roda pemerintahan kampung serta kegiatan masyarakat.

“Banjir kali ini cukup besar, sehingga kami sebagai aparat kampung tidak bisa menjalankan aktivitas kami dalam melayani masyarakat” kata Kakam Tumbit Melayu Syamsudin A.

Mereka meminta kepada Bupati Berau agar dapat segera mencarikan solusi dan pencegahan dampak banjir yang rutin terjadi di wilayah-wilayah tersebut kedepannya (*).

Redaktur : M Wahyudi | Editor : Anang Ma

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *