Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Dinsos Berau Siapkan Lahan Program Sekolah Rakyat, Dukung Pengembangan SDM Keluarga Kurang Mampu

×

Dinsos Berau Siapkan Lahan Program Sekolah Rakyat, Dukung Pengembangan SDM Keluarga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

“Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus bagi keluarga di kelompok ekonomi bawah desil 1 dan 2 yang disetujui orang tuanya mengikuti pendidikan di asrama,” terang H. Iswahyudi

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, H. Iswahyudi sedang mempersiapkan lokasi yang akan digunakan untuk sekolah rakyat, hal ini untuk mendukung program sekolah rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan dimulai tahun ini di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur, namun realisasi program ini masih menunggu hasil survei dari Kemensos.

Sekolah rakyat adalah salah satu program gagasan Prabowo dengan Kemensos sebagai penanggung jawabnya. Tujuan utamanya menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu guna memutus mata rantai kemiskinan.

Lima tempat yang diusulkan menjadi lokasi sekolah rakyat di Kaltim, salah satunya di Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, tepatnya dekat Simpang Tiga Maluang menuju Tanjung Selor.

“Sudah ada lahannya dan secara administrasi sudah diserahkan ke Kemensos, tinggal menunggu survei dari Kementerian PUPR,” ungkap H. Iswahyudi beberapa waktu lalu.

Dia menyebut, langkah awal saat ini fokus pada persiapan lahan. Sementara, petunjuk teknis operasional masih menunggu penerbitan dari pemerintah pusat.

Menurut H. Iswahyudi, lahan seluas 5 hektar telah disiapkan untuk pembangunan sekolah dengan potensi pengembangan hingga 10 hektare.

Sekolah ini direncanakan melayani tiga tingkat pendidikan sekaligus, yakni SD, SMP, dan SMA, dengan model pendidikan asrama.

“Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus bagi keluarga di kelompok ekonomi bawah desil 1 dan 2 yang disetujui orang tuanya mengikuti pendidikan di asrama,” terang H. Iswahyudi.

Sekolah rakyat di Berau sendiri dipastikan belum dapat menerima peserta didik tahun ini karena pembangunannya akan dimulai dari nol.

Dia mengatakan, inisiatif ini merupakan langkah untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *