“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) karena telah peduli terhadap lingkungan. Akses masuk TPST belum dirapikan sejak sebulan lalu, sampah menumpuk berlebihan sampai ke arah jalan,” pungkas Mustakim Suharjana.
| Editor : Anang Ma
PULAU DERAWAN – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) mengerahkan satu unit alat berat Excavator PC untuk membantu pembenahan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Tanjung Batu milik Pemkab Berau.
Beberapa waktu terakhir tumpukan sampah menggunung di beberapa titik jalan masuk menuju lokasi pembuangan disebabkan rusaknya akses jalan masuk yang cukup parah.
Zulkarnain, Kepala Sustainability PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) menerangkan, kegiatan ini adalah komitmen perusahaan dalam mendukung kebersihan lingkungan, sebagai bagian dari salah satu kewajiban perusahaan, yakni CSR.
Pihaknya telah mengirim alat berat jenis Excavator ke TPST Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan, sejak Senin (16/6/2025) lalu, untuk perbaikan akses jalan masuk.
“Kami ingin membantu pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan Berau dalam mengatasi persoalan sampah di sini dengan memperbaiki akses jalan masuk. Semoga di saat alat berat itu bekerja, tidak ada kendala sampai pekerjaan selesai,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim Suharjana, tidak menampik adanya bantuan pihak ketiga dalam upaya mengatasi tumpukan sampah di TPST Tanjung Batu yang disebabkan rusaknya akses jalan masuk.
“Dalam sebulan terakhir, akses jalan masuk ke lokasi TPST Tanjung Batu alami rusak parah yang menyebabkan masyarakat membuang sampah di sepanjang akses jalan masuk, sehingga terjadi tumpukan sampah” jelas Mustakim.
Ia pun mengapresiasi terus mengalirnya partisipasi dari perusahaan yang peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar area perusahaan tak terkecuali terhadap fasilitas TPST Tanjung Batu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT. Sentosa Kalimantan Jaya (SKJ) karena telah peduli terhadap lingkungan. Akses masuk TPST belum dirapikan sejak sebulan lalu, sampah menumpuk berlebihan sampai ke arah jalan,” pungkas Mustakim.
Dari pantauan media hari ini, Jumat (20/6/2025), akses jalan masuk TPST Tanjung Batu sudah kembali mulus dan mudah dilalui kendaraan yang mau membuang sampah.
Bgtupun dengan aktivitas petugas UPTD Kebersihan Pulau Derawan Dan Pulau Maratua, mempermudah proses masuk ke lokasi (*).
















