“Penertiban penambangan galian C sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya pengawasan, sehingga tidak berampak pada kerusakan lingkungan” ucap H. Sumadi, SE
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – DPRD Berau berharap pemerintah dan seluruh pihak-pihak terkait, segera mencarikan solusi terkait kelangkaan pasir di Kabupaten Berau.
Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi, SE berharap pemerintah dan semua pihak terkait segera mencarikan solusi terkait kelangkaan pasir untuk pembangunan insfrastruktur daerah akibat penertiban galian tambang C di wilayah Berau.
“Penertiban penambangan galian C sangat penting untuk dilakukan sebagai upaya pengawasan, sehingga tidak berampak pada kerusakan lingkungan” ucap H. Sumadi, SE.
Namun demikian jangan sampai, penertiban tersebut berdampak pada terhentinya pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Berau.
Politisi PKS tersebut menambahkan, kelangkaan pasir yang terjadi di Kabupaten Berau belakangan ini membuat pembangunan perumahan, insfrastruktur, rumah ibadah, dan lainnya terhambat.
Selain itu juga bakal mendorong peningkatan biaya pembangunan yang cukup siginifikan karena masyarakat harus mendatangkan pasir dari luar daerah Kabupaten Berau.
H. Sumadi berharap agar persoalan kelangkaan pasir tersebut dapat segera diatasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan bangunan seperti pasir dengan harga yang normal.
“Saya sudah sampaikan ke Bupati Berau agar segera diagendakan rapat dengan Forkopimda untuk mencari solusi atau kebijakan agar kegiatan penambangan pasir bisa beroperasi lagi” ucapnya (*).
















