Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
SAMBALIUNG

Event Abutta Banua Resmi Ditutup, Pengingat Tradisi Dan Adat Budaya

×

Event Abutta Banua Resmi Ditutup, Pengingat Tradisi Dan Adat Budaya

Sebarkan artikel ini

Penutupan dirangkai penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar sejak 31 Juli lalu sampai dengan 6 Agustus 2025

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

SAMBALIUNG – Kemeriahan rangkaian Abutta Banua dalam rangka Hari Jadi Ke-23 Kelurahan Sambaliung dan HUT Ke-5 PKL Basuli, ditutup oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Berau Drs. Warji, di Panggung Depan Keraton Sambaliung, Rabu (06/08/2025) kemarin.

Penutupan dirangkai penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar sejak 31 Juli lalu sampai dengan 6 Agustus 2025.

Pelaksanaan abuta banua telah terlaksana dengan baik dan tujuan ini sebagai pengingat tradisi budaya adat budaya Sambaliung dan mempererat hubungan warga serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, disampaikan oleh Iskandar Zulkarnain selaku Lurah Sambaliung dalam sambutanya

“Dengan terlaksana kegiatan ini semoga kita dapat melestarikan adat dan budaya di Sambaliung serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan budaya sehingga dapat terbentuk kolaborasi antara seni dan budaya,” tuturnya.

Mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, Plt Asiseten Perekonomian dan Pembangunan Setda Berau dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada panitia penyelenggara jajaran Kelurahan Sambaliung bersama perangkatnya, juga masyarakat yang telah sukses menggelar berbagai kegiatan selama Abutta Banua.

Kegiatan semacam ini, lanjut dia, tidak hanya menyajikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga melestarikan kebudayaan daerah.

Hubungan sosial antara masyarakat serta membangkitkan perekonomian masyarakat dengan gelaran UMKM dari para PKL Basuli di sepanjang tepian Sungai Kelay di Sambaliung.

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung sukses. Atas nama Pemerintah Daerah mengapresiasi kepada para penyelenggara kegiatan,” ungkapnya.

Warji berharap, kegiatan yang kini menjadi agenda rutin setiap tahun di Kelurahan Sambaliung dapat dipertahankan. Jika digelar lebih meriah, tentu menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Ia juga mengingatkan akan Pentingnya menjaga nilai kearifan lokal dan budaya, Kecamatan Sambaliung memiliki masyarakat dengan ragam suku dan budaya.

“Mari kita jadikan ini momentum untuk menjaga lingkungan dan membangun Kelurahan kita menjadi lebih baik dengan menjaga kebudayaannya dengan harmoni di tengah perkembangan zaman yang semakin modern,” tutupnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *