Talisayan Expo 2025 kali ini diikuti oleh Stand Porkopimcam, Stand 10 Kampung yang ada di Kecamatan Talisayan, Stand SMAN 3 Berau dan juga UPT Kebersihan Talisayan turut serta
| Editor : Anang Ma
TALISAYAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said, SH, MH secara resmi membuka Talisayan Expo dalam Rangka Memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2025, Rabu (24/9/2025) bertempat di Kampung Talisayan yang dilaksanakan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Indonesia.
Dalam pembukaan Talisayan Expo 2025 ini juga dihadiri oleh beberapa OPD di Kabupaten Berau salah satunya Kepala DPMPK Tenteram Rahayu, Camat Talisayan Yusuf Gunawan, Kapolsek Talisayan, Babinsa Talisayan, Kepala UPT Kesebersihan Talisayan Dian Novita Kurniasih serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan Talisayan Expo 2025 ini bakal berlangsung dari tanggal 24 September sampai dengan 4 Oktober 2025.
Talisayan Expo 2025 kali ini diikuti oleh Stand Porkopimcam, Stand 10 Kampung yang ada di Kecamatan Talisayan, Stand SMAN 3 Berau dan juga UPT Kebersihan Talisayan turut serta.
Sebagai salah satu peserta Expo, Kepala UPT Kebersihan Talisayan, Dian Novita Kurniasih, menyatakan pihaknya menyiapkan materi pameran khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.
Dimana didalam Stand UPT Kebersihan Talisayan, menampilkan informasi tentang Rencana Layout TPA Talisayan yang akan dibangun pada akhir tahun 2025 ini, san yang cukup menarik background stand menampilkan pesona wisata yang ada di Kampung Talisayan yaitu Sungai Kiam yang bisa jadi spot Foto bagi pengunjung expo.
“Dalam Stand Expo ini juga nantinya UPT Kebersihan Talisayan akan mengadakan berbagai kegiatan diantaranya akan ada Sosialisasi Program Lingkungan yaitu tentang TPS 3R, Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan juga aktivitas interaktif dengan pengunjung mengenai tentang Pengetahuan Kebersihan dan Lingkungan Hidup.” jelas Dian.
Ia menambahkan, pihaknya juga menaruh pohon yang diberi nama “Pohon Harapan” dimana pengunjung akan di beri kertas untuk menuliskan berbagai harapannya mengenai Kebersihan dan Lingkungan dan kertas tersebut akan digantung dipohon harapan, dimana harapan yg ada agar dapat direalisasikan baik oleh UPT Kebersihan sendiri maupun DLHK Kabupaten Berau (*).
















