

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik lima pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Selasa (3/11/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Gedung Balai Mufakat tersebut dipimpin langsung Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan baru bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.
Lima pejabat yang dilantik masing-masing Desmus Erisya sebagai Sekretaris DPRD Berau, Risma Rosehan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Aidil Fitri sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak, Tri Anggoro Raharjo sebagai Kepala Dinas Perkebunan, serta Arif Rudi Hermawan sebagai Kepala Dinas Pangan.
Sebelum mendapatkan penugasan baru, Desmus Erisya menjabat Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Berau. Risma Rosehan sebelumnya merupakan Sekretaris Satpol PP, Aidil Fitri menjabat Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Tri Anggoro Raharjo menjabat Sekretaris Dinas Pertanahan, sedangkan Arif Rudi Hermawan merupakan Kepala Bidang Penunjang RSUD dr. Abdul Rivai.
Prosesi pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said, Asisten III Setda Berau Maulidiyah, staf ahli bupati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Pengisian lima jabatan strategis tersebut merupakan bagian dari penataan birokrasi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Proses pengisian jabatan juga telah memperoleh persetujuan dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) berdasarkan hasil uji kompetensi JPT di lingkungan Pemkab Berau.
Bupati Ingatkan Pejabat Tidak Terpengaruh Dinamika Politik
Dalam sambutannya, Sri Juniarsih mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Namun, ia mengingatkan bahwa tanggung jawab yang menanti tidaklah ringan. Setiap pejabat dituntut mampu menunjukkan profesionalisme, dedikasi, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
“Mulai hari ini, saudara-saudara mengemban tugas baru yang tentu lebih berat. Karena itu, diperlukan profesionalisme, tanggung jawab, fokus, dedikasi, serta integritas dan loyalitas,” ujar Sri.
Ia juga menegaskan agar seluruh pejabat bekerja secara profesional dan tidak terseret dinamika sosial maupun politik yang berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.
“Bapak-Ibu dituntut untuk bekerja dan tidak terpengaruh oleh dinamika sosial politik. Ketika ada di antara kita yang terafiliasi dengan unsur politik, hal itu akan mencederai kinerja,” tegasnya.
Menurutnya, kompetensi dan kemampuan pejabat harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang sesuai aturan. Keselarasan dalam kepemimpinan dan koordinasi antarlembaga juga menjadi faktor penting untuk menjaga efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, Bupati meminta seluruh kepala OPD, asisten, dan staf ahli menyampaikan laporan secara berkala. Koordinasi dengan sekretaris serta kepala bidang juga harus diperkuat agar berbagai persoalan di masing-masing perangkat daerah dapat segera diketahui dan ditangani.
Sri Juniarsih berharap lima pejabat yang baru dilantik mampu segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, membangun koordinasi lintas bidang, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan.
“Saya berharap dengan pengisian lima jabatan baru ini dapat semakin optimal dalam menjalankan program pembangunan dan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat,” tandasnya.
Pelantikan ini menjadi ujian awal bagi lima pejabat tersebut untuk membuktikan kapasitas kepemimpinan masing-masing.
Pemkab Berau berharap penyegaran birokrasi tidak berhenti pada pergantian pejabat, tetapi benar-benar menghasilkan peningkatan kinerja dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat (*).




