Berdasarkan catatan KPK, skor SPI nasional 2024 tercatat 71,53, naik tipis dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Berau menunjukkan peningkatan lebih signifikan dari 69,68 pada 2023 menjadi 72,52 di 2024
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Bupati Hj. Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabe, dalam kegiatan Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025, Rapat Koordinasi Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) KPK, serta penandatanganan Piagam Pengawasan yang digelar di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Kamis (4/9/2025).
Dalam sambutannya, Hj. Sri Juniarsih Mas menekankan bahwa integritas birokrasi adalah fondasi utama pelayanan publik.
Ia menjelaskan, Survei Penilaian Integritas (SPI) bukan sekadar angka, melainkan alarm dini untuk mengukur potensi praktik korupsi di daerah.
Berdasarkan catatan KPK, skor SPI nasional 2024 tercatat 71,53, naik tipis dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Berau menunjukkan peningkatan lebih signifikan dari 69,68 pada 2023 menjadi 72,52 di 2024.
Meski membanggakan, Hj. Sri Juniarsih mengingatkan hasil tersebut masih termasuk kategori rentan.
Tak hanya itu, capaian Berau dalam penilaian MCSP KPK juga menjadi sorotan.
Hingga 2 September 2025, Berau berhasil mencatat skor 33,90 poin tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) dan menempati peringkat 51 secara nasional.
“Keberhasilan ini bukan hanya kerja Inspektorat, tetapi hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah, DPRD, penegak hukum, hingga masyarakat. Budaya integritas ASN harus terus diperkuat,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para pejabat agar tidak berlebihan dalam memperlihatkan harta kekayaannya.
“Kita semua bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai kepercayaan publik tergerus hanya karena ada yang main-main dengan integritas,” tutupnya (*).
















