Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Sri Kumalasari Dukung Penguatan Koperasi Desa Lewat Digitalisasi dan Pelatihan

×

Sri Kumalasari Dukung Penguatan Koperasi Desa Lewat Digitalisasi dan Pelatihan

Sebarkan artikel ini

“Dengan peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas, saya yakin koperasi bisa tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ungkap Sri Kumalasari

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, bahwa Koperasi harus menjadi wadah kemandirian masyarakat, bukan sekadar lembaga formalitas.

DPRD Berau berkomitmen mendorong kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kemandirian ekonomi rakyat, dan Koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat di tingkat desa.

“Dengan peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas, saya yakin koperasi bisa tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ungkap Sri Kumalasari, baru-baru ini.

Sri Kumalasari yang juga Politis Golkar ini,  menyatakan sebagai  saalah satu wakil rakyat di DPRD Berau, dirinya mendukung penuh langkah Pemkab Berau dalam memperkuat peran koperasi desa melalui program pelatihan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Dalam kesempatan itu Sri Kumalasari juga mengapresiasi langkah Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau yang menggandeng narasumber dari kementerian, lembaga keuangan, serta pelatih profesional dalam kegiatan KDMP tersebut.

“Sinergi lintas sektor ini sangat penting agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Apalagi jelas Sri Kumalasari, Digitalisasi koperasi adalah langkah maju. Peningkatan penggunaan aplikasi  Simkopdes akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi. Dan DPRD Beeau siap memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola koperasi yang sehat dan modern.

“Dengan digitalisasi, diharapkan pengelolaan koperasi menjadi lebih efisien dan mampu meningkatkan kepercayaan anggota,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sri berharap kegiatan pelatihan dan pendampingan koperasi ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas kelembagaan saja, tetapi juga mampu melahirkan peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat desa.

“Koperasi yang kuat akan melahirkan ekonomi rakyat yang tangguh. DPRD tentu akan terus mengawal agar program pemberdayaan ini berjalan berkelanjutan,” tandasnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *