“Kami berkomitmen mendorong penguatan pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan Pramuka seperti ini” tegas Syarifatul
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau sukses menjadi tuan rumah kegiatan Kemah Dewan Kerja Kalimantan Timur 2025, yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai II Kecamatan Teluk Bayur, pada 14-19 November 2025, dan diikuti peserta dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim sedangkan sebagai host kegiatan Kwarcab Berau yang diketuai Syarifatul Syadiah.
Kegiatan Kemah Dewan Kerja Kalimantan Timur 2025 bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga membangkitkan kembali semangat Pramuka di seluruh tingkatan.
Keberhasilan Kwarcab Berau menyelenggarakan kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda melalui Pramuka dapat menghasilkan karakter yang kuat, kreatif, dan berdaya saing. Semoga kegiatan ini berdampak kepada peserta kemah yang dapat meneladani hal ini dan menerapkan nilai-nilai Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum peringatan Pramuka se-Kaltim ini menjadi dorongan baru bagi pembinaan karakter pemuda di Berau, dan menegaskan bahwa gerakan Pramuka merupakan wadah penting untuk membentuk kedisiplinan, ketangguhan, dan rasa cinta tanah air sejak dini.
Dr. Hj. Syarifatul Syadiah, S.Pd, M. Si nama lengkap Ketua Kwarcab Berau, yang juga Anggota Komisi III DPRD Propinsi Kaltim, adalah sosok sentral dibalik kesuksesan Kabupaten Berau menjadi tuan rumah Kemah Dewan Kerja Kalimantan Timur 2025 sekaligus menjadikan Bumi Perkemahan Mayang Mangurai II menjadi yang terbaik se Kalimantan Timur, telah menorehkan banyak prestasi, dan tahun 2025 Kwarcab Berau meraih peringkat ketiga Kwarcab Tergiat se-Kalimantan Timur, pada September lalu.
Pun pada tahun yang sama, Kwarcab Berau kembali memperoleh penghargaan terbaik II se-kabupaten/kota Provinsi Kaltim Panji Keberhasilan di bidang Pramuka.
Disamping itu, Ia menambahkan, Kwarcab Berau hingga saat ini terus memperbanyak pembentukan gugus depan (Gudep) di empat kecamatan yang masih kekurangan pembinaan, namun syarat pendirian Gudep adalah ketersediaan pembina yang telah memiliki sertifikasi Kursus Mahir Dasar (KMD).
Untuk itu pihaknya menyebut terus memperbanyak pelatihan KMD, termasuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi.
Syarifatul menjelaskan, pengembangan Pramuka di Berau sejalan dengan program pemerintah pusat yang menargetkan terwujudnya Generasi Emas 2045.
“Kami berkomitmen mendorong penguatan pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan Pramuka seperti ini” tegas Syarifatul.
Syarifatul berharap, kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi dan kepada Pemkab Berau dirinya mewakili jajaran pengurus Kwarcab Berau meminta dukungan anggaran untuk memaksimalkan keberhasilan dalam menjalankan program-program di Kwarcab Berau (*).
















