Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Wujudkan Habituasi Berkelanjutan, DLHK Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata 2026

×

Wujudkan Habituasi Berkelanjutan, DLHK Gelar Sosialisasi Sekolah Adiwiyata 2026

Sebarkan artikel ini

“Dari giat ini harapannya pihak sekolah lebih termotivasi agar Adiwiyata ini menjadi pembiasaan yang berkelanjutan bagi anak didik di sekolah, sehingga terwujud generasi yang peduli lingkungan,” harapnya

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Sosialisasi Sekolah Adiwiyata Tahun 2026 pada Kamis (05/02/2026) dengan peserta dari beberapa sekolah di Kabupaten Berau antara lain :

– MI Al-Ridho
– MTs Al-Ridho
– SMPN 1 Kelay
– SMPN 3 Kelay
– SMPN 3 Teluk Bayur
– MAN Berau
– SMKN 1 Berau
– SMKN 2 Berau
– SMAN 2 Berau
– SMAN 13 Berau
– SMAN 7 Berau

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar seluruh elemen sekolah (guru, siswa, tenaga kependidikan, hingga orang tua) memiliki kesamaan pandangan mengenai tujuan program Adiwiyata, yakni bukan sekadar lomba melainkan upaya pelestarian lingkungan hidup.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DLHK, Masmansyur, mengungkapkan, dari kegiatan ini pihaknya memperoleh usulan, masukan dan harapan dari sekolah yang sudah dan akan dilakukan oleh DLHK dalam mendukung program ini.

Dalam program Adiwiyata ini, DLHK juga menggandeng DPRD Berau sebagai wujud kolaborasi. Sebab, rata-rata usulan pihak sekolah berkaitan dengan penganggaran di tengah keterbatasan efisiensi.

“Dari giat ini harapannya pihak sekolah lebih termotivasi agar Adiwiyata ini menjadi pembiasaan yang berkelanjutan bagi anak didik di sekolah, sehingga terwujud generasi yang peduli lingkungan,” harapnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan munculnya budaya baru di mana warga sekolah terbiasa membuang sampah pada tempatnya, mengelola limbah (3R), serta hemat energi dan air secara sukarela, terbentuknya komitmen bersama untuk terlibat dalam kegiatan nyata, budaya ramah lingkungan seperti pengurangan plastik dan hemat energi harus menjadi gaya hidup sehari-hari, bukan hanya saat ada penilaian.

“Serta terjalinnya kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah dengan orang tua dan instansi terkait untuk mendukung keberlanjutan program,” pungkasnya (*).
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *