“Kedepan kami akan mengalihkan pengelolaan kebersihan ke pihak ketiga melalui sistem outsourcing” kata Mustakim Suharjana
| Redaktur/Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB (PB) – Sepanjang puncak musim liburan (peak season) liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 jumlah wisatawan melonjak drastis menyebabkan volume sampah yang dihasilkan pun meningkat drastis. Sehingga perlu dicarikan solusi menangani kebersihan di kawasan wisata tersebut agar dapat teratasi dengan maksimal di masa mendatang.
Menurut Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau, harus segera dibuat langkah – langkah untuk mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan di tempat wisata yang ramai pengunjung seperti Pulau Derawan, Maratua dan lainnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan (DLHK) Berau Mustakim Suharjana menyadari akan keterbatasan tenaga kebersihan yang menjadi hambatan utama mengelola sampah yang alami lonjakan drastis pada saat liburan, apalagi terbentur aturan tidak bisa mengangkat tenaga honorer baru.
Ia menambahkan bahwa pihaknya tengah mematangkan solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan ini. Menurutnya, DLHK Berau berencana mengalihkan pengelolaan tenaga kebersihan melalui sistem outsourcing.
“Kedepan kami akan mengalihkan pengelolaan kebersihan ke pihak ketiga melalui sistem outsourcing” kata Mustakim Suharjana.
Sistem outsourcing ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang lebih efisien dalam memenuhi kebutuhan tenaga kebersihan, terutama dikawasan yang padat pengunjung seperti Pulau Derawan dan Maratua.
“Kedepannya, tenaga kebersihan akan dikelola melalui pihak ketiga. Kami berharap sistem ini bisa lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan tenaga kebersihan, terutama di daerah wisata seperti Pulau Derawan,” jelasnya.
Meski demikian, Mustakim Suharjana menegaskan bahwa kebersihan di kawasan wisata tetap menjadi perhatian utama pihaknya. Ia berkomitmen untuk memastikan kebersihan di objek wisata yang ada di Berau tetap terjaga.
“Kami paham betul bahwa kebersihan adalah salah satu faktor penting dalam menunjang daya tarik wisata. Oleh karena itu, kebersihan di daerah wisata, termasuk Pulau Derawan, akan menjadi atensi khusus kami kedepannya,” tambahnya (*)
















