“Agenda yang sudah lazim digelar ini saya ingin tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, kalau bisa lebih meriah, karena target kita adalah menarik wisatawan dari luar daerah,” ujar Bupati
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak pada peningkatan pariwisata Berau, mengingat kedepan pariwisata adalah sektor yang akan menjadi andalan dalam mendongkrak PAD, sehingga Bupati tegas akan mendukung penuh agenda wisata termasuk dari segi anggaran.
Salah satu ggenda wisata berupa Irau Manutung Jukut atau perayaan ikan bersama rutin yang digelar setiap rangkaian hari jadi Kabupaten Berau dan kota Tanjung Redeb. Pelaksanaan pada 2025 kali ini pun, diminta bisa lebih diseriusi.
Bupati menyatakan, pemerintah daerah sejatinya akan kembali melaksanakan peringatan HUT ke-72 Kabupaten Berau dan ke-215 Kota Tanjung Redeb tahun ini. Namun, agar tidak monoton seperti tahun-tahun sebelumnya, dirinya meminta agar pelaksanaannya bisa lebih meriah.
Sebab tak hanya menjadi pesta rakyat semata, agenda yang satu ini targetnya adalah mendatangkan wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara. Agar kemeriahannya, bisa dirasakan tak hanya oleh warga lokal.
“Agenda yang sudah lazim digelar ini saya ingin tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, kalau bisa lebih meriah, karena target kita adalah menarik wisatawan dari luar daerah,” ujar Bupati.
Dalam hal ini, Dinas Perikanan sebagai stakeholder yang menyukseskan penyelenggaraan, dengan penyediaan bahan baku bisa lebih terampil dalam menyusun rencana kegiatan secara detail. Sehingga persiapannya bisa secara matang dan menjadi daya tarik wisata.
“Saya ingin agenda tersebut, tahun ini benar-benar terasa suasana pesta rakyatnya. Kita punya potensi besar untuk menjadikan kegiatan ini sebagai atraksi budaya dan wisata yang khas dari Berau” tambahnya.
Sebab kata dia, tak hanya Diskan, agenda yang menjadi kalender wisata itu pula harus dibarengi dengan visi dan misi yang searah dengan Dinas Pariwisata. Oleh sebab itu, koordinasi yang baik juga perlu dilakukan.
“Biasanya ada koordinasi dengan Disbudpar karena bersamaan dengan ini, ada kegiatan lain seperti lomba perahu panjang,” sambungnya (*).
















