Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Resmi! DLHK Ditunjuk Mengelola Gedung Amphiteater, Pemkab Harap Jadi Sarana Bangkitkan Seni Dan Budaya

×

Resmi! DLHK Ditunjuk Mengelola Gedung Amphiteater, Pemkab Harap Jadi Sarana Bangkitkan Seni Dan Budaya

Sebarkan artikel ini

Wakil Bupati Berau, H Gamalis, menyebut Amphiteater sebagai salah satu program prioritas Pemkab yang sudah lama ditunggu masyarakat

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Gedung Amphiteater di Jalan H Isa I Tanjung Redeb yang dibangun sejak 2023 dan rampung pada 2024 kini resmi difungsikan pada 2025.

Gedung Amphiteater ini diharapkan menjadi pusat baru aktivitas seni, budaya, sekaligus ruang publik representatif bagi warga Bumi Batiwakkal.

Peresmian Gedung Amphiteater ditandai dengan penyerahan pengelolaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Penunjukan DLHK dinilai tepat karena lokasi Amphiteater berada di kawasan terbuka hijau yang menjadi kewenangan dinas tersebut.

Wakil Bupati Berau, H Gamalis, menyebut Amphiteater sebagai salah satu program prioritas Pemkab yang sudah lama ditunggu masyarakat.

Menurutnya, keberadaan panggung terbuka tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan ruang publik sekaligus wadah ekspresi generasi muda.

“Harapan kami Amphiteater ini bisa menjadi tempat ekspresi seni sekaligus sarana hiburan masyarakat. Semoga bisa dikelola dengan baik dan memberi manfaat sebesar-besarnya,” ucap H Gamalis.

Ia menjelaskan, Amphiteater terbuka untuk semua kalangan, tidak hanya bagi anak muda. Berbagai kegiatan dapat digelar, mulai dari pertunjukan musik, pementasan drama, festival budaya, hingga acara sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin tempat ini benar-benar hidup, tidak hanya berdiri megah tapi juga menjadi ruang berkumpul, berkarya, dan berbagi gagasan. Inilah wujud nyata komitmen Pemkab Berau dalam memfasilitasi masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, Gamalis menilai gedung Amphiteater juga dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata. Dengan pengelolaan berkesinambungan, fasilitas ini diyakini mampu menjadi ikon baru Kabupaten Berau.

“Selain memberi ruang bagi seniman, Amphiteater juga bisa menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat. Bahkan, bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati seni dan budaya lokal,” pungkasnya.

Dengan difungsikannya Amphiteater, Pemkab Berau berharap geliat seni dan budaya semakin kuat serta lahir karya-karya kreatif putra-putri daerah yang dapat membanggakan di tingkat lokal maupun nasional (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *