“Ya memang kalau kita lihat, karyawan tambang secara pendapatan relatif mapan. Dengan kondisi seperti ini, terkadang muncul godaan, apalagi dengan iming-iming bisa bekerja lebih maksimal,” ucap M Said
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Saat menghadiri pengukuhan Operator dan Mekanik Fresh 2025 PT Pama Persada Nusantara Berau di Hallroom Mercure Hotel, Jumat (29/8/2025), Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengingatkan para karyawan tambang agar menjauhi narkoba.
M Said menilai perusahaan tambang selama ini sudah sangat ketat dalam proses pembinaan maupun rekrutmen tenaga kerja, termasuk dalam penerapan tes yang serupa dengan instansi pemerintahan, namun ia mengingatkan karyawan tambang memiliki segmen yang rentan terhadap godaan narkoba.
“Ya memang kalau kita lihat, karyawan tambang secara pendapatan relatif mapan. Dengan kondisi seperti ini, terkadang muncul godaan, apalagi dengan iming-iming bisa bekerja lebih maksimal,” ucap M Said.
Menurut M Said, pekerjaan di sektor tambang termasuk kategori berisiko tinggi, sehingga karyawan harus benar-benar menjaga kesehatan fisik dan mentalnya agar tidak tergiur menggunakan narkoba.
“Risikonya sangat besar. Pertama, ancaman pidana. Kedua, pasti diberhentikan dari perusahaan. Artinya, perusahaan tentu hanya akan membutuhkan tenaga kerja yang disiplin, bebas narkoba dan tidak terlibat kasus pidana lainnya,” tegasnya.
M Said berharap seluruh tenaga kerja tambang di Berau bisa menjaga integritas dan profesionalisme, serta tidak mudah terpengaruh hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka maupun mencoreng nama baik perusahaan (*).
















