“Dialog seperti ini dilaksanakan agar kami bisa mendengar langsung dari masyarakat tentang bagaimana perkembangan pembangunan di daerah seperti di Berau ini. Kami juga ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta tepat sasaran,” ungkap Syarifatul Syadiah
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah menggelar Dialog Rakyat dalam rangka pengawasan hasil pembangunan di Jalan Pulau Kakaban Kecamatan Tanjung Redeb Kabupaten Berau, Minggu (14/12/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 Wita ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap proses dan hasil pembangunan yang didanai melalui APBD Provinsi Kalimantan Timur.
Acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh masyarakat, serta sejumlah awak media dan dimoderatori oleh Elok Wisantoyo, seorang tokoh yang dikenal sebagai pembicara di berbagai forum publik.
Dalam sambutannya, Anggota DPRD Kaltim dapil Bontang, Kutim dan Berau, Syarifatul Syadiah menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk komitmen DPRD untuk lebih dekat dengan masyarakat dalam mengawasi dan mengevaluasi hasil pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Berau.
“Dialog seperti ini dilaksanakan agar kami bisa mendengar langsung dari masyarakat tentang bagaimana perkembangan pembangunan di daerah seperti di Berau ini. Kami juga ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta tepat sasaran,” ungkap Syarifatul Syadiah.
Dalam dialog tersebut, warga yang hadir dari berbagai kecamatan, menyampaikan beragam masukan dan keluhan, mulai dari persoalan infrastruktur jalan, lingkungan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, akses kesehatan, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sejumlah warga berharap agar pembangunan di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih merata dan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Syarifatul menegaskan bahwa seluruh hasil monitoring dan dialog seperti ini akan dituangkan dalam laporan resmi DPRD sebagai bahan evaluasi APBD dan program pembangunan daerah selanjutnya.
“Kami sebagai anggota DPRD provinsi akan mengawal penggunaan anggaran pembangunan secara ketat agar setiap program yang dibiayai APBD benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Moderator Elok Wisantoyo memfasilitasi sesi tanya jawab yang berlangsung lancar, di mana banyak warga yang antusias memberikan masukan dan bertanya mengenai proses pembangunan yang masih terkendala.
Dialog ini diakhiri dengan penutupan yang penuh harapan dari seluruh peserta yang hadir, agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan.
Di akhir acara, Syarifatul Syadiah menegaskan bahwa kedekatan antara DPRD dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua (*).
















