Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Bertahap, Bupati Pastikan TPA Baru Pegat Bukur Segera Beroperasi

×

Bertahap, Bupati Pastikan TPA Baru Pegat Bukur Segera Beroperasi

Sebarkan artikel ini

“Untuk operasionalnya sudah kita anggarkan dan sudah bisa dipakai. Pemerintah daerah juga menyiapkan dana operasional BBM untuk kendaraan pengangkut sampah,” ungkap Bupati

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Bupati Sri Juniarsih Mas memastikan rencana pengoperasian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru akan mulai dijalankan secara bertahap pada tahun ini.

Menurutnya, keberadaan TPA baru menjadi kebutuhan mendesak seiring kondisi TPA lama di kawasan depan rumah sakit yang sudah tidak memungkinkan lagi difungsikan.

“Untuk operasionalnya sudah kita anggarkan dan sudah bisa dipakai. Pemerintah daerah juga menyiapkan dana operasional BBM untuk kendaraan pengangkut sampah,” ungkap Bupati.

Dirinya menjelaskan, proses pengaktifan TPA baru termasuk kawasan yang berada di Pegat Bukur tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah harus memastikan seluruh aspek regulasi, perizinan, serta kesiapan teknis terpenuhi sebelum beroperasi penuh.

“Semuanya butuh regulasi. Saat ini kita laksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang ada. Kita upayakan tetap maksimal,” ujarnya.

Bupati menegaskan, pemindahan fungsi TPA juga berkaitan dengan proses perizinan operasional rumah sakit, sehingga area lama tidak lagi boleh digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah.

Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa pemerintah daerah menaruh komitmen penuh terhadap penyelesaian tahapan pengoperasian TPA baru.

Bahkan, kata dia, tahun ini akan menjadi fase penting untuk memastikan sarana tersebut benar-benar dapat difungsikan.

“Tetap kita laksanakan. Tahun ini kita fokuskan agar benar-benar tuntas. Insya Allah, tahun ini bisa dipungsikan,” tegasnya.

Pemkab Berau juga berupaya menyeimbangkan tahapan operasional TPA dengan peningkatan sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan maupun permukiman.

Hal ini dilakukan agar pemindahan ke TPA baru berjalan mulus tanpa menimbulkan gangguan layanan kebersihan.

Ia berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, agar program pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih tertata dan ramah lingkungan (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *