Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Bupati Perintahkan DLHK dan Diskoperindag Berau Bersih-bersih Pasar SAD

×

Bupati Perintahkan DLHK dan Diskoperindag Berau Bersih-bersih Pasar SAD

Sebarkan artikel ini

“Pasar ini adalah wajah daerah. Kebersihan dan kerapian harus dijaga bersama agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja,” kata Bupati

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Bupati Sri Juniarsih Mas meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau dalam melakukan pembersihan menyeluruh di kawasan pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD).

Ia menegaskan, Pasar SAD bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang publik yang setiap hari didatangi banyak orang.

Kondisi pasar menurutnya mencerminkan wajah daerah, sehingga kebersihan dan kerapian tidak boleh diabaikan.

“Pasar ini adalah wajah daerah. Kebersihan dan kerapian harus dijaga bersama agar masyarakat merasa nyaman saat berbelanja,” kata Bupati.

Disampaikannya, upaya menjaga kebersihan pasar bukan hanya menjadi tugas satu OPD saja, diperlukan kerja sama lintas sektor agar penanganannya bisa lebih maksimal.

Mulai dari pengelolaan sampah, penataan lingkungan, hingga perawatan fasilitas pasar.

Menurut Sri Juniarsih Mas, sinergi antar-OPD sangat penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik, terutama pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Program kebersihan dan penataan pasar harus berjalan dengan optimal.

Selain kebersihan, Ia juga mengingatkan perlunya peremajaan di sejumlah bagian pasar. Beberapa area dinilai sudah mulai kusam dan perlu dicat ulang agar terlihat lebih rapi dan segar.

Tampilan fisik pasar juga menurutnya, turut memengaruhi kenyamanan pengunjung dan semangat pedagang dalam berjualan.

Ia menilai pasar yang bersih dan tertata akan membuat masyarakat betah berbelanja. Dengan begitu, aktivitas ekonomi di pasar bisa berjalan lebih hidup, karena pembeli merasa nyaman berlama-lama memilih kebutuhan mereka.

Perhatian khusus juga diberikan Sri Juniarsih terhadap persoalan sampah, terutama di bagian belakang pasar yang kerap menjadi titik penumpukan.

Ia meminta agar pengelolaan sampah dilakukan secara rutin dan maksimal, sehingga tidak menimbulkan bau menyengat yang bisa mengganggu aktivitas pedagang dan pengunjung, apalagi saat musim hujan.

“Jangan sampai sampah menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap. Ini harus menjadi perhatian serius, karena menyangkut kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah tidak boleh dilakukan setengah-setengah. Pengangkutan harus rutin, area penampungan harus diawasi, dan lingkungan sekitar pasar harus terus dijaga agar tidak menjadi sumber masalah baru bagi masyarakat.

Menurutnya, Pasar SAD memiliki peran penting dalam kehidupan ekonomi warga Berau. Setiap hari, pasar menjadi tempat masyarakat mencari kebutuhan pokok sekaligus mencari penghasilan.

Karena itu, kondisi pasar harus selalu dijaga agar tetap layak dan nyaman sebagai tempat beraktivitas.

Sri Juniarsih berharap, dengan koordinasi yang baik antara DLHK dan Diskoperindag, Pasar SAD dapat terkelola dengan lebih baik dan tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi yang bersih, tertata, dan ramah bagi masyarakat (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *