Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Tekan Harga Tiket Ke Maratua, H. Sumadi Dorong Cari Rute Penerbangan Alternatif

×

Tekan Harga Tiket Ke Maratua, H. Sumadi Dorong Cari Rute Penerbangan Alternatif

Sebarkan artikel ini

“Penerbangan dari Kalimarau ke Maratua dengan waktu tempuh 30 menit perlu dicarikan opsi. Misalnya penerbangan dari Tarakan, Samarinda, atau Balikpapan,” ujar H. Sumadi

Example 300x600

TANJUNG REDEB (Berau) – Meroketnya harga tiket menuju Berau akhir – akhir ini, membuat Wakil Ketua II DPRD Berau, H. Sumadi mendorong Pemkab mencari alternatif rute penerbangan menuju destinasi wisata Maratua, guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurutnya, saat ini akses menuju Pulau Maratua masih terbatas, meskipun sudah tersedia penerbangan dari Bandara Kalimarau dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Namun, ia menilai perlu adanya opsi tambahan dari kota-kota lain agar aksesibilitas semakin terbuka.

“Penerbangan dari Kalimarau ke Maratua dengan waktu tempuh 30 menit perlu dicarikan opsi. Misalnya penerbangan dari Tarakan, Samarinda, atau Balikpapan,” ujar H. Sumadi. 

Ia menjelaskan, pembukaan rute alternatif tersebut dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan dari luar daerah. Dengan begitu, wisatawan yang tiba di kota besar seperti Balikpapan dapat langsung melanjutkan perjalanan ke Maratua tanpa harus transit terlalu lama di Berau.

“Jadi mereka dari luar daerah turun ke Balikpapan dapat langsung menuju daerah wisata Maratua. Namanya orang berdagang kan kita perlu mencoba,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya melihat potensi jumlah penumpang dalam menentukan rute penerbangan yang akan dikembangkan. Pemerintah, menurutnya, perlu fleksibel dalam memilih jalur yang paling diminati pasar.

“Mana penumpang yang lebih banyak itu yang kita lakukan,” tuturnya.

Sumadi juga menyoroti peran pemerintah dalam memberikan dukungan terhadap pembukaan rute baru, salah satunya melalui subsidi atau stimulan bagi maskapai penerbangan. Skema ini dinilai efektif untuk menarik minat operator sekaligus menekan harga tiket.

“Biasanya pemerintah jika ada penerbangan baru bisa diberikan subsidi atau stimulan seperti ketika kita ingin ke Bali,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa tingginya harga tiket menuju Berau saat ini menjadi salah satu kendala utama dalam pengembangan sektor pariwisata. Kondisi tersebut bahkan membuat sebagian masyarakat lebih memilih berwisata ke luar negeri dibandingkan menjelajahi destinasi dalam negeri.

“Apalagi harga tiket menuju Berau cukup mahal. Hal ini juga membuat banyak masyarakat lebih memilih keluar negeri daripada berkeliling di dalam negeri,” ungkapnya.

Maka dari itu, pihaknya menegaskan bahwa langkah strategis yang perlu diambil pemerintah adalah menekan harga tiket agar lebih terjangkau.

Dengan akses yang lebih mudah dan biaya perjalanan yang kompetitif, ia optimistis jumlah wisatawan ke Maratua akan meningkat signifikan.

“Jadi kalau pemerintah ingin menarik wisatawan ialah bagaimana caranya menekan harga tiket yang ada,” kuncinya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *