“Beban kerja tentu jadi bertambah, karena sejatinya personel kurang ya,” ungkap Mustakim Suharjana
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB (Berau) – Jumlah tenaga kebersihan di Kabupaten Berau, berkurang setelah adanya pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.
Apalagi, kini pemerintah daerah tak diperbolehkan lagi mengangkat tenaga honorer.
Kepala Dinas LHK Berau Mustakim Suharjana, mengatakan bahwa ada sekira 19 tenaga Kebersihan yang mengundurkan diri, sementara 43 orang diangkat menjadi tenaga kebersihan.
Dengan adanya pengurangan tersebut, Mustakim Suharjana mengatakan, beban kerjatenaga kebersihan di Berau menjadi lebih berat dibanding sebelumnya.
“Beban kerja tentu jadi bertambah, karena sejatinya personel kurang ya,” ungkap Mustakim Suharjana.
Untuk itu, pihaknya kini menghitung kebutuhan tenaga kebersihan yang diperlukan.
Setelah perhitungan selesai, pihaknya akan berkonsultasi dengan sekretaris daerah dan membawa angka tersebut untuk pengusulan di Bapelitbang.
Menurut Kepala DLHK Berau, Mustakim, permasalahan ini harus diatasi secepat mungkin.
Pasalnya, semakin lama sampah di Kabupaten Berau emakin banyak, ditambah taman kota memerlukan perawatan setiap harinya.
“Tenaga secara keseluruhan yang dibutuhkan Kabupaten Berau masih kami perhitungkan. Yang jelas, angka saat ini masih kurang,” tegasnya.
Lanjut ia menambahkan, pihaknya nanti juga akan meminta tenaga kebersihan dapat ditangani oleh pihak kecamatan hingga kelurahan, bekerja sama dengan DLHK Berau.
Pihak DLHK pun hanya mengurus di bagian akhir, yakni pada tempat pembuangan akhir (TPA), sedangkan terkait honor tak lagi dibebankan kepada DLHK Berau.
“Kami juga merencanakan kedepannya untuk tenaga kebersihan berasal dari outsourcing, dengan pihak ketiga,” tutupnya (*).
















