
TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan dukungan dan motivasi kepada Beatrice Geraldine Limbong, siswi kelas X SMAN 2 Berau yang akan mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mewakili Kalimantan Timur, yang berlangsung di SMAN 2 Berau, Selasa (26/5/2026).
Gamalis mengapresiasi capaian Beatrice yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi dan kini berpeluang menjadi wakil Kalimantan Timur di tingkat nasional. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi tanggung jawab besar untuk membawa nama baik Berau.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Berau. Tidak semua daerah memiliki wakil yang mampu menembus tahapan seleksi nasional. Karena itu saya berharap Beatrice dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, memperkuat mental, dan tetap percaya diri dalam setiap tahapan seleksi,” ujarnya.
Gamalis juga menekankan pentingnya kesiapan mental selain kemampuan fisik. Menurutnya, para peserta yang lolos hingga tingkat nasional merupakan putra-putri terbaik dari seluruh Indonesia sehingga diperlukan keyakinan dan semangat yang kuat untuk bersaing.
“Fisik tentu penting, tetapi mental juga harus benar-benar siap. Tunjukkan kemampuan terbaik dan jangan minder. Bawa nama Berau dengan bangga serta tunjukkan bahwa generasi muda daerah kita mampu bersaing di tingkat nasional,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Berau, Desmus Ersya, menjelaskan bahwa Beatrice merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan sejak tingkat kabupaten.
“Dari tiga peserta yang dikirim ke tingkat provinsi, Beatrice berhasil menjadi satu-satunya wakil putri Berau yang terpilih mengikuti seleksi calon Paskibraka nasional,” ujarnya.
Desmus menjelaskan, seleksi tingkat nasional akan dilaksanakan pada pertengahan Juni 2026 di Cibubur, Jakarta. Selama lima hari, para peserta akan menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari tes kesehatan, kebugaran, psikotes, hingga wawasan kebangsaan.
Menurutnya, persiapan fisik Beatrice sudah cukup baik. Namun, aspek mental dan pengetahuan umum tetap menjadi perhatian utama menjelang seleksi. Selain itu, peserta juga dituntut memahami berbagai informasi mengenai Kalimantan Timur dan daerah asalnya sebagai bagian dari materi penilaian.
“Fisik sudah dipersiapkan. Tinggal menjaga kondisi dan memperkuat mental. Pengetahuan umum, khususnya tentang Kalimantan Timur dan Kabupaten Berau, juga terus kami tingkatkan,” jelasnya.
Beatrice yang saat ini berusia 16 tahun mengaku bersyukur dapat mewakili Berau dan Kalimantan Timur pada tahapan seleksi nasional. Dukungan dari keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dan PPI Berau menjadi motivasi besar baginya untuk memberikan hasil terbaik.
Pada seleksi tingkat nasional nanti akan dipilih satu pasang putra dan putri yang akan bertugas sebagai Paskibraka Nasional di Jakarta. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada awal Juli 2026 secara daring oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) (*).














