Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BERAU

Polres Berau Gelar Operasi Keselamatan Mahakam Selama 14 Hari

×

Polres Berau Gelar Operasi Keselamatan Mahakam Selama 14 Hari

Sebarkan artikel ini

Polri menggelar Operasi Keselamatan Mahakam yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai sejak tanggal 10 Februari sampai dengan tanggal 23 Februari 2025

TANJUNG REDEB (PB.com) – Wakapolres Berau, Kompol Donny Dwija Romansa menjelaskan, pada tahun 2024 jumlah orang meninggal akibat kecelakaan lantas sebanyak 22 orang, dibandingkan pada periode 2023 sebanyak 11 orang meninggal. “Dengan demikian terjadi kenaikan atau sekitar 50 persen,” katanya.

Example 300x600

“Berdasarkan data yang dilaporkan, pada tahun 2024 ada sebanyak 33 kejadian, sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 24 kejadian, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, maka terjadi kenaikan sekitar 37,5 persen,” ungkap Wakapolres Berau, Kompol Donny Dwija Romansa, Selasa (11/2/2025).

Jumlah tindakan pelanggaran di tahun 2024 sebanyak 994 pelanggaran, sedangkan pada tahun 2023 sebanyak 200 pelanggaran. “Ini merupakan kenaikan terbesar, yaitu 397 persen,” bebernya.

Donny menjelaskan, permasalahan pelanggaran lantas tidak bisa di biarkan sendiri tanpa ada tindak lanjutnya, yang tujuannya untuk ketertiban dalam berlalu lintas.

Oleh karena itu perlu melibatkan stakeholder terkait agar dapat diambil langkah yang komprehensif, dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas.

“Sehingga tercipta perpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas,” jelasnya.

Polri menggelar Operasi Keselamatan Mahakam yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai sejak tanggal 10 Februari sampai dengan tanggal 23 Februari 2025.

“Pelaksanaan operasi bersifat terbuka dengan mengedepankan tindakan prinsip preventif dan penegakan hukum,” imbuhnya.

Dikatakannya, pada pelaksanaan operasi tahun 2025 kali ini, pelanggaran yang menjadi sasaran difokuskan kepada penegakan hukum dengan efek jera.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan. Selain itu, juga untuk menegakkan ketaatan berlalu lintas di seluruh wilayah Berau,” katanya.

Ia berharap, kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas selama Operasi Keselamatan ini dapat diteruskan.

Terutama, katanya, hingga pelaksanaan Operasi Ketupat pada arus mudik dan balik Lebaran 2025 mendatang.

Menurutnya, operasi ini dapat menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib.

Selain itu memberikan dampak positif pada keselamatan para pengguna jalan di seluruh Indonesia.

“Maka dari itu, dari Operasi Keselamatan lalu lintas, salah satu targetnya adalah bagaimana pengguna jalan itu tertib lalu lintas,” pungkasnya (*).

Sumber : Nomorsatukaltim.com

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *