“Melalui sinergi antara sektor transportasi udara dan pariwisata, diharapkan rute penerbangan baru ini tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha pariwisata di Berau” ungkap Ferdinan Nurdin
MARATUA (Berau) – Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor UPBU Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin, bersama Kepala Subbagian Tata Usaha dan Keuangan, Yudhy Anggara, melakukan kunjungan ke Pulau Maratua dalam rangka sosialisasi rute penerbangan perdana maskapai Sriwijaya Air.
Rute baru ini akan menghubungkan Makassar (UPG), Berau (BEJ), Balikpapan (BPN), dan kembali ke Berau sebelum menuju Makassar.
Dengan adanya rute ini, diharapkan aksesibilitas menuju Berau dan sekitarnya semakin mudah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata serta memperkuat konektivitas udara di wilayah Kalimantan Timur.
Selain sosialisasi penerbangan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya promosi wisata Pulau Maratua, yang dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya.
Bandara Kalimarau bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Berau menggelar kegiatan pelepasan sekitar 50 ekor tukik sebagai salah satu daya tarik wisata.
Kegiatan ini dilaksanakan di Green Nirvana Resort dengan melibatkan para wisatawan yang menginap di resort tersebut.
Partisipasi wisatawan dalam pelepasan tukik diharapkan dapat menjadi pengalaman berkesan yang akan mereka bagikan, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan asing untuk berkunjung ke Pulau Maratua.
“Melalui sinergi antara sektor transportasi udara dan pariwisata, diharapkan rute penerbangan baru ini tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha pariwisata di Berau” ungkap Ferdinan Nurdin.
Pulau Maratua memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia, dan dengan dukungan aksesibilitas yang lebih baik, peluang untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara semakin terbuka lebar.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun konektivitas yang lebih luas antara Kalimantan Timur dengan kota-kota besar di Indonesia” pungkasnya.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, maskapai, dan pelaku industri pariwisata, diharapkan keberadaan rute penerbangan baru ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan maupun dalam perkembangan sektor transportasi udara di Berau (*).
Editor : Anang Ma | Sumber : BLU Kantor UPBU Kelas I Bandara Kalimarau










