Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
GUNUNG TABUR

Kesultanan Gunung Tabur Usulkan Kediaman Sultan Yang Lebih Representatif Untuk Jaga Nilai Luhur Sejarah Keraton

×

Kesultanan Gunung Tabur Usulkan Kediaman Sultan Yang Lebih Representatif Untuk Jaga Nilai Luhur Sejarah Keraton

Sebarkan artikel ini

“Kediaman Sultan bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol keberlanjutan adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur. Karena itu, kami mengusulkan lokasi baru yang lebih layak dan mampu merepresentasikan kebesaran Kesultanan Gunung Tabur,” ungkap PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun

Example 300x600

GUNUNG TABUR – Kesultanan Gunung Tabur mengusulkan pembangunan kediaman Sultan di lokasi baru yang dinilai lebih representatif sebagai upaya menjaga kelestarian nilai-nilai luhur sejarah dan budaya Keraton Gunung Tabur.

Usulan tersebut muncul sebagai bagian dari komitmen Kesultanan Gunung Tabur dalam melestarikan warisan sejarah yang telah menjadi identitas masyarakat Berau selama ratusan tahun. Selain berfungsi sebagai tempat tinggal Sultan, kediaman baru diharapkan menjadi simbol pelestarian adat, budaya, dan kebesaran Kesultanan Gunung Tabur.

Sultan Gunung Tabur PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun menilai, keberadaan kediaman Sultan yang representatif akan semakin memperkuat posisi Keraton Gunung Tabur sebagai pusat pelestarian budaya, sekaligus mendukung pengembangan wisata sejarah di Kabupaten Berau.

“Kediaman Sultan bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol keberlanjutan adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur. Karena itu, kami mengusulkan lokasi baru yang lebih layak dan mampu merepresentasikan kebesaran Kesultanan Gunung Tabur,” ungkap PYM Adji Raden Muhammad Bakhrun.

Menjaga Marwah dan Warisan Sejarah Kesultanan Gunung Tabur

Kesultanan Gunung Tabur merupakan salah satu kerajaan bersejarah di Kalimantan Timur yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Kabupaten Berau. Hingga kini, berbagai tradisi adat, upacara budaya, serta peninggalan sejarah masih terus dilestarikan oleh pihak kesultanan bersama masyarakat.

Pembangunan kediaman Sultan di lokasi baru diharapkan mampu menjaga marwah kesultanan sekaligus menciptakan ruang yang lebih memadai untuk menerima tamu adat, menyelenggarakan kegiatan budaya, serta memperkenalkan sejarah Keraton Gunung Tabur kepada generasi muda maupun wisatawan.

Selain memperkuat identitas budaya, keberadaan kediaman Sultan yang lebih representatif juga dinilai dapat menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata sejarah di Kabupaten Berau.

Diharapkan Menjadi Ikon Wisata Budaya Berau

Pengembangan kawasan kediaman Sultan diharapkan tidak hanya mempertimbangkan aspek arsitektur khas Kesultanan Gunung Tabur, tetapi juga tetap mengedepankan nilai historis, filosofi budaya, dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Dengan konsep yang menghormati sejarah dan budaya, kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata budaya yang mampu melengkapi keberadaan Museum Batiwakkal dan situs-situs bersejarah lainnya di Kecamatan Gunung Tabur.

Kesultanan Gunung Tabur berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga upaya pelestarian sejarah, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur Keraton Gunung Tabur dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *