Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TELUK BAYUR

Atasi Sampah Dan Banjir, Kakam Tumbit Melayu Harap Segera Bangun TPS3R Dan Anggarkan Incinerator

×

Atasi Sampah Dan Banjir, Kakam Tumbit Melayu Harap Segera Bangun TPS3R Dan Anggarkan Incinerator

Sebarkan artikel ini

“Saat ini kami tidak mempunya tempat pembuangan sampah sementara jadi kami mengusulkan agar dapat dibangunkan TPS berbasis 3R sehingga aktifitas pengelolaan sampah terpusat pada TPS3R yang baru nanti. Kami berharap kepada pemerintah agar dapat direalisasikan usulan yang kami ajukan untuk pencegahan terjadinya banjir”

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TELUK BAYUR – Antisipasi banjir dan penanganan sampah, Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, usulkan bangun TPS3R dan kelola sampah dengan teknologi Incinerator.

Hal ini disampaikan Kepala Kampung Tumbit Melayu, Syamsudin A, menyikapi seringnya wilayahnya yang terkena dampak banjir, yang disebabkan salah satunya dampak dari rusaknya lingkungan.

Kampung Tumbit Melayu, yang terletak di Kecamatan Teluk Bayur ini, menjadi salah satu wilayah paling rawan banjir akibat posisinya di sepanjang aliran Sungai Kelay.

Permukiman padat di tepi sungai tanpa perencanaan tata ruang yang baik, serta minimnya infrastruktur pengelolaan air, memperburuk kondisi saat curah hujan meningkat.

Banjir di Kampung Tumbit Melayu telah menjadi masalah rutin selama beberapa tahun tahun terakhir, dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter pada puncaknya, terutama saat musim hujan.

Dampak banjir tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mempengaruhi kesehatan warga akibat air yang tercemar sampah. Masyarakat, yang mayoritas berasal dari ekonomi menengah ke bawah, sering kali bergotong royong dalam menghadapi banjir, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di tengah tantangan berat.

“Seringkali pasca banjir menyisakan sampah yang luar biasa banyak di wilayah kami” ungkap Syamsudin.

Lantas dia katakan untuk mengatasi persoalan sampah di Kampung Tumbit Melayu, pihaknya minta segera dibangunkan TPS3R di lahan tanah kas kampung.

Mengingat lanjut dia, Kabupaten Berau merupakan daerah Wisata termasuk di Kampung Tumbit Melayu ketika penanganan sampah tidak dikelola dengan baik, menurutnya akan terlihat tidak bagus menjadi kampung kumuh.

“Saat ini kami tidak mempunyai tempat pembuangan sampah sementara jadi kami mengusulkan agar dapat dibangunkan TPS berbasis 3R sehingga aktifitas pengelolaan sampah terpusat pada TPS3R yang baru nanti. Kami berharap kepada pemerintah agar dapat direalisasikan usulan yang kami ajukan untuk pencegahan terjadinya banjir,” harapnya.

Terkait pengelolaan sampah, sudah lama pihaknya memang usulkan untuk dibangunkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) namun hingga kini belum terwujud, dan terkait dengan target Bupati Berau menuju Berau Zero Waste 2030, agar setiap Kampung memiliki teknologi pengelolaan sampah dengan Incinerator, pihaknya siap menganggarkan dari Dana Kampung apabila sudah ada peraturannya.

“Kita siap untuk itu” pungkasnya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *