Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Disbudpar Berau Kecewa Anggaran Pengembangan Pariwisata Dipangkas Bapelitbang Hanya Tinggal 5 Milyar

×

Disbudpar Berau Kecewa Anggaran Pengembangan Pariwisata Dipangkas Bapelitbang Hanya Tinggal 5 Milyar

Sebarkan artikel ini

“Kami mengajukan berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan potensi dan daya tarik wisata. Bahkan, ini juga merupakan amanat langsung dari Bupati Berau untuk mengembangkan beberapa kawasan wisata unggulan” beber Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Syamsiah Nawir.

TANJUNG REDEB (pb.com) – Dari usulan anggaran Rp 60 Milyar yang diajukan untuk Tahun Anggaran 2025, hanya sekitar Rp 5 miliar saja yang disetujui oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) Berau.

Example 300x600

Hal ini membuat kecewa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau dengan dilakukannya pemangkasan anggaran yang sangat signifikan tersebut. Padahal usulan tersebut sudah berdasarkan kebutuhan yang disesuaikan dengan potensi dan daya tarik wisata yang ada.

“Kami mengajukan berdasarkan kebutuhan yang sesuai dengan potensi dan daya tarik wisata. Bahkan, ini juga merupakan amanat langsung dari Bupati Berau untuk mengembangkan beberapa kawasan wisata unggulan” beber Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Syamsiah Nawir.

Namun, kenyataannya alokasi yang diberikan masih jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pengembangan.

Oleh sebab itu mau tidak mau dirinya akan memaksimalkan potensi yang ada dan mencari dukungan lain, termasuk dari pihak swasta, guna memastikan sektor ini tetap menjadi prioritas, sebagai komitmen mengembangkan sektor pariwisata yang dinilai strategis dalam mendorong peekonomian daerah.

“Kami optimistis untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Namun kami juga berharap ada solusi yang lebih baik ke depannya, agar pengembangan wisata bisa berjalan maksimal dan sesuai potensinya,” terangnya.

Dengan tantangan yang ada, Disbudpar Berau terus berupaya mencari cara untuk mengembangkan pariwisata lokal tanpa mengorbankan kualitas dan potensi daya tarik wisata daerah (*).

Editor : Tim Redaksi 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *