Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

DLHK Siap Realisasikan Target Bupati, Setiap Kampung 1 Bank Sampah Dan 1 Incinerator

×

DLHK Siap Realisasikan Target Bupati, Setiap Kampung 1 Bank Sampah Dan 1 Incinerator

Sebarkan artikel ini

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Berau ini meminta kepada dinas terkait yaitu DLHK agar segera memaksimalkan peran Bank Sampah dan menyediakan Bank Sampah serta alat pengolah sampah seperti Incinerator di setiap Desa atau Kampun

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau saat ini memiliki 23 unit bank sampah, terdiri dari 1 unit Bank Sampah Induk (BSI) dan 22 Bank Sampah Unit (BSU), dengan 13 unit aktif dan 10 tidak aktif serta 1 unit mesin pengolah sampah Incinerator di TPST Tanjung Batu Kecamatan Pulau Derawan.

Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas terus mengkampanyekan gaya hidup bebas sampah plastik untuk mengurangi beban bumi, karena sampah plastik selain mengganggu pemandangan juga merusak lingkungan, terlebih sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.

Menurutnya, saat ini kapasitas TPA sudah tidak memungkinkan menampung sampah yang semakin meningkat dan pemerintah daerah membutuhkan solusi cepat penanganan sampah agar nantinya TPA hanya menjadi tempat pembuangan residu sampah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLHK, total timbulan sampah di Kabupaten Berau sepanjang 2024 tercatat mencapai 54.568 ton.

“Kita sedang membudayakan agar pemilahan sampah dapat dilakukan sejak awal, sebelum dibuang ke TPS, TPA Bujangga kita sudah kelebihan beban. Tidak bisa lagi mengandalkan sistem lama. Pengelolaan harus mulai dari rumah,” kata Bupati.

Ia menyarankan masyarakat untuk aktif memilah sampah organik dan anorganik, memanfaatkan lubang biopori, dan menghidupkan kembali peran bank sampah yang kini mulai lesu.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Berau ini meminta kepada dinas terkait yaitu DLHK agar segera memaksimalkan peran Bank Sampah dan menyediakan Bank Sampah serta alat pengolah sampah seperti Incinerator di setiap Desa atau Kampung.

“Setiap desa atau kampung harus ada Bank Sampah dan Incinerator” tegasnya.

Semenntara itu Kepala DLHK, Mustakim Suharjana, menginformasikan bahwa pihaknya saat ini sedang menyusun langkah-langkah untuk segera mewujudkan tersedianya bank sampah di setiap Desa atau Kampung dan juga alat pengolah sampah Incinerator.

Untuk Incinerator sendiri, ia menambahkan memang saat ini baru tersedia di TPST Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan dengan teknologi Incinerator Self Burn, yaitu alat pembakar sampah rumah tangga dengan kapasitas 1 ton per hari.

Teknologi incinerator ini sangat relevan untuk memusnahkan residu sampah, sampah adalah tanggung jawab pribadi, tanggung jawab kita bersama. Masyarakat harus mulai mengubah pola konsumsi, mengurangi sampah plastik sekali pakai, dan menguatkan gerakan pilah sampah dari hulu/ sumber.

“Produk seperti ini cocok untuk digunakan di tingkat kelurahan atau kampung, dengan skala kecil tapi berdampak besar” jelas Mustakim.

Dengan  menggalakkan gerakan Buang Sampah Terpilah (BST), untuk membiasakan memilah sampah sebelum dibuang, nantinya sampah harus selesai di tingkat rumah tangga, RT, kelurahan, dan kampung.

“Pemkab saat ini sedang beralih ke sektor pariwisata, salah satu faktor penting adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, maka kami bakal mewujudkan target Bupati untuk Berau bebas sampah menuju lingkungan yang bersih dengan mengadakan bank sampah dan incinerator di setiap Desa atau Kampung” pungkas Mustakim (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *