Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Lewat Tari Baliu Dalling Dan Batik Derawan Maratua, Berau Perkuat Promosi Budaya Dan Pariwisata

×

Lewat Tari Baliu Dalling Dan Batik Derawan Maratua, Berau Perkuat Promosi Budaya Dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa (*)

“Tari dan batik ini bukan hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan industri kreatif dan promosi pariwisata daerah,” kata Yudha

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat promosi daerah melalui sektor seni dan budaya. Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Tari Baliu Dalling dan Batik Derawan Maratua sebagai identitas budaya baru yang diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi pariwisata Kabupaten Berau di tingkat nasional.

Peluncuran kedua karya budaya tersebut merupakan bagian dari program pelestarian dan pengembangan seni budaya yang diinisiasi Ikatan Pecinta Batik Nusantara (IPBN) dengan dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Danantara, dan LPDP. Kegiatan akan digelar pada 30 Juli 2026 di Galeri Indonesia Kaya, Lantai 8 West Mall Grand Indonesia, Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan peluncuran Tari Baliu Dalling dan Batik Derawan Maratua menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan Berau sebagai daerah yang tidak hanya memiliki destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga kekayaan seni, budaya, dan tradisi yang menjadi identitas masyarakatnya.

“Melalui peluncuran Tari Baliu Dalling dan Batik Derawan Maratua, kami ingin memperkenalkan Berau kepada masyarakat Indonesia bahkan dunia, bukan hanya melalui keindahan alamnya, tetapi juga melalui kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.

Menurut Yudha, seni tari dan batik merupakan media yang efektif dalam memperkuat citra daerah sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya. Kehadiran Tari Baliu Dalling dan Batik Derawan Maratua diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus menjadi daya tarik baru dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia menambahkan, peluncuran kedua karya budaya tersebut juga diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku seni, perajin batik, serta pelaku UMKM untuk terus berkarya dan mengembangkan produk-produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

“Tari dan batik ini bukan hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan industri kreatif dan promosi pariwisata daerah,” kata Yudha.

Pemkab Berau optimistis Tari Baliu Dalling dan Batik Derawan Maratua akan menjadi ikon budaya baru yang dapat ditampilkan dalam berbagai kegiatan di tingkat daerah, nasional, hingga internasional sebagai bagian dari promosi pariwisata sekaligus pelestarian budaya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, pelaku budaya, dan berbagai pemangku kepentingan, Kabupaten Berau terus berkomitmen menjadikan kebudayaan sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Berau sebagai destinasi wisata unggulan yang tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kekayaan seni, budaya, dan tradisi yang dimilikinya (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *