“Pemerintah Kabupaten Berau mensupport sarana dan prasarana, salah satunya perbaikan jalan, termasuk pengadaan toilet dan kamar mandi karena ini merupakan fasilitas vital yang harus tersedia” jelas Mustakim
| Editor : Anang Ma
TELUK BAYUR – Sehari jelang Pelaksanan Kemah Dewan Kerja Kalmantan Timur 2025, Panitia pelaksana yang diwakili oleh Mustakim Suharjana selaku Wakil Ketua Panitia, melaksanakan agenda monitoring persiapan dan memastikan kesiapan sarana prasarana di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai II, Kamis (13/11/2-25).
Hal ini dilakukan untuk memastikan progres berjalan sesuai jadwal, sekaligus mempersiapkan lokasi tersebut sebagai tuan rumah kegiatan Perkemahan tingkat Provinsi, yang dilaksanakan 14 – 19 November 2025.
Mustakim menjelaskan bahwa event berskala Provinsi tersebut dipusatkan di Berau tepatnya di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai II Kecamatan Teluk Bayur.
Lokasi ini telah ditetapkan oleh Kwartir Daerah Provinsi Kalimantan Timur sebagai tempat pelaksanaan kegiatan yang akan dihadiri peserta dari Kabupaten Kota se Kalimantan Timur, dan dibuka oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud serta Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
“Pemerintah Kabupaten Berau mensupport sarana dan prasarana, salah satunya perbaikan jalan, termasuk pengadaan toilet dan kamar mandi karena ini merupakan fasilitas vital yang harus tersedia” jelas Mustakim.
Ia pun menegaskan keberadaan sarana sanitasi seperti toilet dan kamar mandi menjadi kebutuhan fundamental yang harus terpenuhi sebelum kegiatan berlangsung.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas tersebut akan berdampak langsung pada kenyamanan peserta selama berada di lokasi perkemahan.
Pihaknya berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai rencana yang telah disepakati, sebelum pelaksanaan kegiatan sudah siap digunakan.
“Alhamdulillah pekerjaan sudah berjalan sesuai target. Semoga bisa selesai tepat waktu” tambahnya.
Melalui monitoring hari ini Panitia memastikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah Kabupaten dalam mempersiapkan infrastruktur pendukung perhelatan tingkat Provinsi tersebut.
Selain itu, nantinya pengawasan langsung di lapangan diharapkan dapat menjaga kualitas hasil pekerjaan agar sesuai dengan kebutuhan dan standar yang telah ditetapkan (*).
















