Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

35 Paskibraka Berau Dikukuhkan, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Tak Berakhir Di Upacara 17 Agustus

×

35 Paskibraka Berau Dikukuhkan, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Tak Berakhir Di Upacara 17 Agustus

Sebarkan artikel ini

“Saya memiliki harapan saudara sekalian, anak-anakku sekalian, bersemangat dalam menjalankan tugas yang diemban dalam mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang,” ujar Bupati

Example 300x600

Tanjung Redeb – Sebanyak 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Berau resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Pengukuhan berlangsung di Balai Mufakat, Tanjung Redeb, Sabtu malam (15/8/2026), dan dipimpin langsung Bupati Berau Sri Juniarsih Mas.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda kesiapan para anggota Paskibraka setelah menjalani serangkaian latihan dan pembinaan sebelum mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih.

Dalam arahannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kebanggaan karena mendapat kesempatan bertugas pada upacara kemerdekaan.

Lebih dari itu, status tersebut membawa tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi generasi muda.

Ia berharap seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh semangat, disiplin dan tanggung jawab.

“Saya memiliki harapan saudara sekalian, anak-anakku sekalian, bersemangat dalam menjalankan tugas yang diemban dalam mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang,” ujar Bupati, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Sri, proses pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibraka bukan hanya untuk membentuk kemampuan teknis dalam baris-berbaris dan pengibaran bendera.

Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, nasionalisme dan kepemimpinan yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka untuk mewarisi serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Dalam setiap cucuran keringat, negeri ini harus kita hargai dengan mengisinya melalui prestasi. Ukirlah kebaikan dan jadilah teladan bagi rekan-rekan yang lain, terutama generasi muda dan generasi penerus kita. Di pundak kalian bangsa ini dititipkan,” pesannya.

Sri menekankan, tanggung jawab sebagai Paskibraka tidak berakhir ketika upacara 17 Agustus selesai. Pengalaman selama mengikuti proses seleksi, latihan dan pembinaan harus menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus menjaga nama baik daerah dan bangsa.

“Tugas kalian bukan hanya sampai tanggal 17 Agustus saja. Kalian harus membawa nama baik karena pernah menjadi bagian dari pengibaran bendera pada upacara kemerdekaan. Teruslah meng-upgrade diri menjadi lebih baik,” katanya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk karakter para anggota Paskibraka agar mampu memberikan pengaruh positif di lingkungan keluarga, sekolah, organisasi maupun masyarakat.

Sri juga mengajak generasi muda, khususnya para anggota Paskibraka, mengambil peran dalam menjaga dan membangun Kabupaten Berau.

“Saya mengajak anak-anakku sekalian untuk mengambil bagian dalam merawat Kabupaten Berau dan menjadi teladan, baik bagi diri sendiri, keluarga, teman-teman maupun organisasi di mana pun berada,” imbuhnya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, lanjut Sri, harus menjadi momentum bagi generasi muda untuk memaknai kemerdekaan melalui kontribusi nyata.

Perjuangan para pendahulu tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu dilanjutkan dengan ikut menjawab berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

“Pada peringatan ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini, saya berharap kita semua dapat melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan ikut menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Indonesia. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Dengan pengukuhan tersebut, 35 anggota Paskibraka Berau kini siap mengemban tugas pada upacara 17 Agustus 2026.

Namun, di balik tugas mengibarkan Sang Merah Putih, mereka juga membawa amanah untuk mempertahankan nilai disiplin, nasionalisme, kepemimpinan dan keteladanan yang telah dibentuk selama proses pembinaan.

Bagi para Paskibraka, pengukuhan bukan menjadi akhir dari sebuah proses, melainkan awal untuk membuktikan bahwa generasi muda Berau mampu mengambil peran dalam menjaga persatuan, mengukir prestasi dan ikut menentukan masa depan daerah (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *