Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Bupati Geram 15 Kepala OPD Absen Rapat Serapan APBD 2025

×

Bupati Geram 15 Kepala OPD Absen Rapat Serapan APBD 2025

Sebarkan artikel ini

“Panggil kepala dinasnya, ini rapat penting,” tegas Bupati Sri Juniarsih Mas

| Editor : Anang Ma

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Ketidakhadiran sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat Rapat koordinasi serapan APBD 2025 di Ruang Pertemuan Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Senin (8/12/2025), membuat Bupati Sri Juniarsih Mas geram.

Pasalnya ada 15 Kepala OPD yang absen dengan alasan dinas luar kota atau kegiatan di kampung, yakni Kepala DPUPR, Fendra Frimawan, Kepala Dinas Perhubungan, Andi Marewangeng; Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, Kepala Bapenda, Djupiansyah Ganie, dan Kepala DTPHP, Junaidi.

Begitupun Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram, Camat Batu Putih, Wahyudi, Kepala Disbudpar, Ilyas Natsir, Kepala Badan Kesbangpol, Salim, Kepala Bapelitbang, Kepala Inspektorat, Badan Pertanahan dan Kepala Dispusip, begitupun Kepala BPKAD nampak tidak hadir.

Sedangkan Kepala Diskoperindag terlambat hadir, dan Kepala Satpol PP, Anang Saprani, diwakilkan dengan alasan ada agenda keluarga.

“Panggil kepala dinasnya, ini rapat penting,” tegas Bupati Sri Juniarsih Mas.

Bupati menekankan pentingnya rapat tersebut sebagai acuan pemerintah dalam menakar realisasi APBD tahun ini.

Berdasarkan data yang disajikan, terdapat 10 OPD dengan serapan anggaran terendah per Desember 2025.

Tiga OPD dengan realisasi paling minim adalah Kecamatan Tabalar yang baru merealisasikan 27 persen dari anggaran Rp5,3 miliar.

Lalu, Diskominfo dengan serapan 45 persen dari anggaran Rp36 miliar. Kemudian, Dinas Pertanahan yang baru mencapai 49 persen dari Rp14,5 miliar.

Di sisi lain, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, meskipun mengelola anggaran tertinggi senilai Rp2,47 triliun, serapannya masih berada di angka 57 persen.

OPD lain dengan serapan rendah, yakni di peringkat 6-10, meliputi Bapenda, Dinas Sosial, Sekretariat Daerah, dan Disnakertrans Berau.

Bupati Sri Juniarsih dan Wabup Gamalis menekankan pentingnya percepatan program, sinkronisasi data, dan peningkatan layanan publik khususnya pendidikan dan kesehatan.

Menuju akhir tahun, OPD diminta bekerja lebih kompak, profesional, dan berintegritas agar seluruh program berjalan tepat sasaran (*).
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *