Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Komdigi Prioritaskan Penguatan Jaringan Telekomunikasi Kawasan Wisata Berau

×

Komdigi Prioritaskan Penguatan Jaringan Telekomunikasi Kawasan Wisata Berau

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat merespons kendala konektivitas di daerah. Komdigi berencana memperkuat jaringan telekomunikasi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan memberikan prioritas khusus pada kawasan wisata pesisir hingga pedalaman yang selama ini masih mengalaminya gangguan sinyal.

Example 300x600

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, usai menerima audiensi dari Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta.

Nezar menjelaskan, penguatan sinyal di destinasi wisata Berau akan ditempuh melalui dua langkah strategis, yaitu Intervensi Jaringan BAKTI: Mengoptimalkan peran Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) di titik-titik krusial dan Kolaborasi dengan Operator Seluler (Opsel): Berkoordinasi aktif dengan pihak operator privat untuk memperluas cakupan dan memperkuat sinyal di sepanjang jalur pariwisata.

“Di daerah-daerah yang menjadi tujuan wisata, penguatan sinyalnya bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, jika menggunakan jaringan BAKTI, kita lakukan intervensi di situ. Kedua, Kemkomdigi berkoordinasi dengan opsel untuk melakukan penguatan di jalur ataupun daerah wisata,” ujar Nezar dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).

Nezar menegaskan bahwa tolok ukur penyediaan jaringan telekomunikasi tidak boleh lagi hanya mengandalkan kepadatan penduduk setempat.

Jalur perlintasan wisata yang melewati kawasan hutan maupun wilayah minim pemukiman tetap wajib memiliki akses jaringan demi keamanan dan mitigasi darurat bagi para wisatawan.

“Di daerah yang tidak ada penduduk, tetapi sebetulnya lintasan untuk orang wisata, itu juga butuh penguatan. Sebab jika ada turis dalam keadaan darurat, mereka harus tetap bisa terhubung,” tegasnya.

Prinsip No One Left Behind

Langkah penguatan konektivitas di Kabupaten Berau ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam pemerataan akses digital di seluruh penjuru Nusantara.

Melalui prinsip no one left behind (tidak ada yang tertinggal), jaringan BAKTI difokuskan untuk melayani wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Sementara itu, operator seluler didorong untuk berinvestasi memperkuat jaringan di kawasan potensial yang memiliki nilai ekonomi tinggi, termasuk sektor pariwisata.

Guna mempercepat proses eksekusi, Kemkomdigi telah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera melakukan pemetaan mendalam terkait titik-titik prioritas yang paling membutuhkan peningkatan kapasitas layanan telekomunikasi (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *