Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Kepala Disbudpar Ajak Seluruh Paguyuban Di Berau Berpartisipasi Dalam Berau Ethno Carnival 2026

×

Kepala Disbudpar Ajak Seluruh Paguyuban Di Berau Berpartisipasi Dalam Berau Ethno Carnival 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa (*)

“Berau merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang budaya. Melalui Berau Ethno Carnival, kami ingin mengajak seluruh paguyuban untuk bersama-sama menampilkan kekayaan budaya yang dimiliki sebagai wujud persatuan dalam keberagaman,” ujar Yudha

Example 300x600

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, mengajak seluruh paguyuban dan komunitas budaya yang ada di Kabupaten Berau untuk berpartisipasi dalam Berau Ethno Carnival (BEC) yang akan digelar pada September 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb.

Menurut Yudha, Berau Ethno Carnival merupakan momentum untuk menampilkan kekayaan budaya yang hidup dan berkembang di Bumi Batiwakkal.

Karena itu, keterlibatan seluruh paguyuban menjadi bagian penting dalam memperkuat semangat persatuan sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya kepada masyarakat dan wisatawan.

“Berau merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai suku dan latar belakang budaya. Melalui Berau Ethno Carnival, kami ingin mengajak seluruh paguyuban untuk bersama-sama menampilkan kekayaan budaya yang dimiliki sebagai wujud persatuan dalam keberagaman,” ujar Yudha. 

Ia mengatakan, setiap paguyuban memiliki kesempatan untuk menampilkan identitas budayanya melalui parade budaya, busana adat, seni pertunjukan, tarian tradisional, musik daerah, hingga berbagai atraksi kreatif yang menggambarkan kekayaan budaya Nusantara.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Berau Ethno Carnival juga merupakan salah satu agenda unggulan daerah dalam mendukung promosi pariwisata.

Festival ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Yudha menilai keberhasilan Berau Ethno Carnival tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh paguyuban yang ada di Kabupaten Berau dapat mengambil bagian dan berkolaborasi menyukseskan perhelatan budaya tersebut.

“Semakin banyak paguyuban yang berpartisipasi, semakin beragam budaya yang dapat ditampilkan. Hal itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan sekaligus menunjukkan bahwa Berau adalah daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman,” katanya.

Disbudpar Berau juga tengah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan Berau Ethno Carnival agar berlangsung meriah, tertib, dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat maupun wisatawan.

Festival ini diharapkan menjadi etalase budaya yang tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga menggerakkan ekonomi kreatif dan memperkuat posisi Berau sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Kalimantan Timur.

Melalui kolaborasi seluruh paguyuban, komunitas seni, pelaku budaya, dan masyarakat, Berau Ethno Carnival 2026 diharapkan menjadi perayaan budaya yang semakin semarak sekaligus menjadi simbol harmonisasi keberagaman yang telah lama menjadi kekuatan Kabupaten Berau (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *