Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Tugu Dengan Ikon Penyu Diusulkan Disbudpar Di Perempatan Kilo 5 Rinding, Gantikan Tugu Strat Bundar

×

Tugu Dengan Ikon Penyu Diusulkan Disbudpar Di Perempatan Kilo 5 Rinding, Gantikan Tugu Strat Bundar

Sebarkan artikel ini
Tugu Strat Bundar Tanjung Redeb

Tanjung Redeb – Tak sekadar menjadi penghias persimpangan jalan, tugu berikon penyu direncanakan hadir di perempatan Kilo 5 Rinding sebagai simbol identitas sekaligus kebanggaan pariwisata Kabupaten Berau.

Example 300x600

Usulan ini juga dimaksudkan untuk menghadirkan ikon baru yang menggantikan keberadaan Tugu Strat Bundar yang dahulu pernah berdiri di salah satu persimpangan utama Tanjung Redeb.

Tugu Strat Bundar sebelumnya berada di tengah persimpangan Jalan S.A. Maulana, Jalan Pemuda, Jalan Pangeran Antasari, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Tugu tersebut memiliki bentuk bundar yang ikonik, dilengkapi penunjuk arah serta jam dinding di bagian atasnya. Ide pembangunannya kala itu terinspirasi dari kawasan Tugu Yogyakarta.

Namun, tugu fisik tersebut kemudian dibongkar seiring pelaksanaan proyek perbaikan drainase dan pemasangan pipa utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Pembongkaran itu juga berkaitan dengan upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas serta meminimalkan risiko kecelakaan di persimpangan tersebut.

Kini, gagasan pembangunan tugu berikon penyu di perempatan Kilo 5 Rinding dimunculkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk memperkuat citra daerah melalui ikon yang merepresentasikan potensi lokal, khususnya kekayaan wisata bahari yang menjadi salah satu daya tarik Kabupaten Berau.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan pembangunan tugu dengan ikon penyu diharapkan dapat menjadi ciri khas daerah sekaligus mempertegas identitas Berau sebagai destinasi wisata.

“Gagasan pembangunan tugu dengan ikon penyu ini kami munculkan sebagai upaya mewujudkan ikon daerah yang memiliki ciri khas dan merepresentasikan potensi wisata Berau,” ujar Yudha, Minggu (11/10/2026).

Ia berharap rencana tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, sinergi antarinstansi diperlukan agar gagasan pembangunan tugu dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan yang matang, mulai dari konsep desain hingga penataan kawasan.

Selain desain yang mencerminkan karakter daerah, penataan lingkungan juga perlu diperhatikan agar tugu tidak sekadar menjadi elemen penghias jalan, tetapi memiliki nilai simbolis dan daya tarik tersendiri.

“Kami berharap keberadaannya nanti tidak hanya menjadi penanda kawasan, tetapi juga menjadi salah satu kebanggaan wisata bagi masyarakat Berau sekaligus daya tarik yang memperkuat identitas Berau sebagai daerah tujuan wisata,” sambungnya.

Melalui rencana tersebut, Disbudpar Berau berharap ikon penyu di perempatan Kilo 5 Rinding dapat menjadi representasi potensi wisata daerah sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan lokal.

Realisasi gagasan ini masih memerlukan tindak lanjut melalui koordinasi dan perencanaan bersama perangkat daerah terkait (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *