“Alat Traktor Crawler (rotavator) ini berfungsi mengolah tanah sawah petani. Bannya mirip Combine, cocok untuk tanah berlumpur,” kata Untung Pamilih Kamis (19/6/2025)
| Editor : Anang Ma
TANJUNG REDEB – Bantuan alsintan pra panen berupa Traktor Crawler (rotavator) dari Kementan untuk Brigade Pangan di Berau dalam mengolah lahan oplah sudah digunakan pada musim tanam tahun ini.
Diketahui, Brigade Pangan merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan meningkatkan produksi pangan, pendapatan petani, dan ketahanan pangan nasional. Program ini juga dirancang untuk memberdayakan petani milenial serta mewujudkan pertanian modern.
Brigade Pangan di Kabupaten Berau melibatkan petani lokal melalui musyawarah di tingkat desa. Administrasi kelompok didaftarkan ke dinas untuk mendapatkan pengakuan resmi.
Program ini bekerja sama dengan kelembagaan petani dalam mengelola usaha tani secara terstruktur, mengoptimalkan pemanfaatan alsintan, serta mengintegrasikan proses produksi dari hulu ke hilir.
PPK Brigade Pangan Berau, Untung Pamilih, menerangkan pada Rabu (18/6/2025) kemaren alsintan jenis Traktor Crawler (rotavator) tersebut beroperasi di beberapa lokasi, adapun lokasi yang sudah memanfaatkanya antara lain di Kampung Labanan Jaya di Kecamatan Teluk Bayur, Kampung Gurimbang dan Tanjung Perengat keduanya di Kecamatan Sambaliung.
“Alat Traktor Crawler (rotavator) ini berfungsi mengolah tanah sawah petani. Bannya mirip Combine, cocok untuk tanah berlumpur,” kata Untung Pamilih Kamis (19/6/2025).
Untung Pamilih berharap Berau dapat menjadi bagian penting dari program swasembada pangan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.
“Dengan potensi sebesar ini, kami harapkan Berau bisa menjadi bagian penting dari program swasembada pangan dan ke depannya bisa membantu kebutuhan pangan tidak hanya dalam negeri, tapi juga luar negeri,” kata Untung.
Ia juga menegaskan bahwa wilayah Kabupaten Berau memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan perkebunan. Dari total luas wilayah 34.127,47 kilometer persegi, dengan lahan kering sekotar 60.625 hektar dan lahan basah sekitar 32.375 hektar.
“Potensi ini harus dimaksimalkan. Kami ingin Berau menjadi salah satu kabupaten penyumbang utama ketahanan pangan di Kalimantan Timur, bahkan nasional,” ujar Untung.
Sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat, lanjutnya, Brigade Pangan di Berau beberapa waktu lalu telah mendapat bantuan alsintan diantaranya sebanyak 10 unit alsintan jenis Traktor Crawler (rotavator) ini yang telah disalurkan ke Brigade Pangan.
“Kami optimis dengan dukungan alat yang semakin moderen seperti ini, petani Berau akan semakin maju, hasil produksi panen meningkat serta efisien dan sukses dalam mendukung ketahanan pangan ” jelasnya (*).
















