Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Berau Expo 2026 Hadirkan Fabio Asher, The Rain dan Mesa Hira, Komunitas Musisi Berau Sanggam Harap Jadi Motivasi Musisi Lokal

×

Berau Expo 2026 Hadirkan Fabio Asher, The Rain dan Mesa Hira, Komunitas Musisi Berau Sanggam Harap Jadi Motivasi Musisi Lokal

Sebarkan artikel ini

Tanjung Redeb – Pemilihan Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira sebagai pengisi acara Berau Expo 2026 menjadi perhatian publik. Menanggapi pilihan tersebut, pendiri Komunitas Musisi Berau Sanggam, Anang M Asnan, memberikan apresiasi sekaligus pemakluman terhadap keputusan penyelenggara.

Example 300x600

Menurut Anang, mendatangkan artis nasional untuk tampil dalam sebuah acara tidak selalu mudah. Selain mempertimbangkan popularitas, penyelenggara juga harus menyesuaikan pilihan dengan jadwal dan ketersediaan masing-masing artis.

Ia menilai, nama-nama lain yang sempat menjadi perbincangan publik, termasuk Sheila On 7 yang diisukan akan tampil di Berau Expo 2026, tentu memiliki agenda pertunjukan yang padat. Karena itu, tidak semua artis yang diharapkan masyarakat bisa dipastikan hadir.

Anang juga berharap kehadiran artis nasional dalam Berau Expo 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi turut memberikan dampak positif bagi perkembangan musik daerah.

Menurutnya, penampilan musisi nasional dapat menjadi penyemangat sekaligus motivasi bagi musisi lokal untuk terus mengasah kemampuan dan menunjukkan bakat yang dimiliki.

Kehadiran mereka diharapkan mampu mendorong musisi Berau agar semakin percaya diri, terus berkarya, serta berani mengambil peluang untuk tampil dan berkembang di tengah persaingan industri musik yang semakin luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menjelaskan bahwa pemilihan artis tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan popularitas atau keinginan penyelenggara.

Ada sejumlah pertimbangan yang harus diperhitungkan, mulai dari ketersediaan jadwal hingga kesepakatan dengan manajemen masing-masing artis.

“Artis ini punya manajemen sendiri. Ada jadwal-jadwal yang sudah ditentukan mereka,” jelas Nanang saat konferensi pers di Gedung DPMPTSP Berau, Senin (12/10/2026) lalu.

Ia mengatakan, benturan jadwal menjadi salah satu kendala utama dalam mendatangkan pengisi acara. Seorang artis bisa saja telah memiliki agenda pertunjukan di tempat lain pada tanggal yang sama.

Kondisi tersebut membuat penyelenggara harus menyesuaikan pilihan dengan ketersediaan artis serta kesepakatan yang dapat dicapai bersama pihak manajemen.

Nanang menegaskan, mendatangkan artis bukan sekadar memilih nama yang sedang ramai diperbincangkan. Ada berbagai persyaratan dan kesiapan yang harus dipenuhi sebelum penampilan dapat dipastikan.

Ia juga membuka peluang bagi pihak event organizer (EO) untuk mengajukan alternatif artis lain. Namun, usulan tersebut tetap harus mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan acara.

“Silakan dari pihak EO menawarkan. Kalau memang bagus, kenapa tidak? Tetapi ada beberapa hal yang tidak bisa kita paksakan,” ujarnya.

Dengan demikian, pilihan terhadap Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira disebut berkaitan dengan kecocokan jadwal serta kesepakatan yang memungkinkan ketiganya tampil dalam rangkaian Berau Expo 2026.

Lebih dari sekadar menghadirkan hiburan, Berau Expo juga diharapkan menjadi ruang yang mampu menggerakkan ekosistem kreatif daerah.

Kehadiran artis nasional akan semakin bermakna apabila dapat menjadi inspirasi bagi musisi lokal untuk terus berkembang, sekaligus membuka ruang bagi talenta Berau agar memperoleh kesempatan tampil di panggung yang lebih luas.

Pada akhirnya, keberhasilan Berau Expo tidak semata-mata ditentukan oleh nama besar artis yang tampil, tetapi juga oleh sejauh mana kegiatan tersebut memberikan pengalaman, peluang, dan manfaat bagi masyarakat serta pelaku seni lokal (bp).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *