Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Pemkab Berau Anggarkan Rp16 Miliar Untuk Seragam Gratis Siswa Baru SD Dan SMP

×

Pemkab Berau Anggarkan Rp16 Miliar Untuk Seragam Gratis Siswa Baru SD Dan SMP

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah (*).

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk program pembagian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun ajaran 2026/2027.

Example 300x600

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan bantuan tersebut diperuntukkan khusus bagi siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan, yakni kelas 1 SD dan kelas 7 SMP.

“Saya tegaskan, ini untuk pelajar yang baru masuk, berarti kelas 1 dan kelas 7,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari total anggaran yang disiapkan, sebesar Rp9 miliar dialokasikan untuk kebutuhan siswa SD, sedangkan Rp7 miliar diperuntukkan bagi siswa SMP.

Sebanyak 6.217 siswa SD akan menerima paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari seragam merah putih, seragam pramuka, seragam batik, tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis. Sementara itu, 5.500 siswa SMP akan memperoleh seragam putih biru, seragam pramuka, dan seragam batik.

Mardiatul menegaskan, selama program bantuan seragam gratis masih berjalan, sekolah tidak diperbolehkan membebankan biaya kepada orang tua siswa maupun meminta pembelian seragam olahraga secara mandiri.

“Kami sementara tidak mengizinkan sekolah untuk menebus baju seragam olahraga,” tegasnya.

Ia mengatakan, pembagian seragam akan dilakukan setelah seluruh peserta didik baru mengisi data ukuran pakaian melalui sistem yang telah disiapkan Dinas Pendidikan. Selama proses pendataan dan distribusi berlangsung, siswa baru belum diwajibkan mengenakan seragam sekolah yang baru.

Untuk sementara, siswa kelas 1 SD diperbolehkan menggunakan seragam TK atau PAUD, sedangkan siswa kelas 7 SMP dapat mengenakan seragam SD hingga bantuan seragam diterima.

“Murid baru belum diwajibkan menggunakan seragam selama menunggu seragamnya dibagikan,” jelasnya.

Selain bagi siswa SD dan SMP, Disdik Berau juga berencana mengusulkan bantuan seragam bagi peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Pemerintah bahkan tengah mengkaji penyeragaman model dan warna seragam TK agar lebih seragam di seluruh wilayah Berau.

“Ke depannya kemungkinan akan dijadikan satu warna saja untuk TK. Nanti ada SK-nya,” kata Mardiatul.

Program seragam sekolah gratis ini juga mencakup peserta didik di sekolah swasta. Namun, bantuan dari APBD hanya diberikan untuk seragam standar yang telah ditetapkan pemerintah. Adapun seragam khusus yang menjadi identitas masing-masing sekolah swasta tetap menjadi tanggung jawab pihak sekolah.

“Tidak bisa, swasta kan pasti ada seragam khususnya, itu tidak ditanggung APBD,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan seluruh peserta didik baru memperoleh akses pendidikan yang lebih setara sejak hari pertama masuk sekolah (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *