Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
TANJUNG REDEB

Pemkab Berau Salurkan 200 Ribu Bibit Kakao Bantuan Kementan Untuk 200 Hektar Lahan Petani

×

Pemkab Berau Salurkan 200 Ribu Bibit Kakao Bantuan Kementan Untuk 200 Hektar Lahan Petani

Sebarkan artikel ini


TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perkebunan secara bertahap menyalurkan sebanyak 200 ribu bibit kakao kepada delapan kelompok tani yang tersebar di enam kampung sentra budidaya kakao. Program ini menyasar pengembangan lahan pertanian seluas 200 hektar di Bumi Batiwakal.

Example 300x600

Untuk memastikan kualitas dan kesiapan distribusi bibit tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan peninjauan langsung ke lokasi persemaian di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (3/10/2026).

Bantuan ratusan ribu bibit ini merupakan hasil tindak lanjut dari usulan yang disampaikan langsung oleh Bupati Sri Juniarsih kepada Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam Forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) beberapa waktu lalu.

Bupati Sri Juniarsih menegaskan bahwa Pemkab Berau menempatkan kakao sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan daerah.

Terlebih lagi, biji cokelat asal Berau telah teruji memiliki kualitas terbaik hingga mampu menembus pasar internasional. Kolaborasi dengan pemerintah pusat diharapkan dapat memacu semangat para petani dalam meningkatkan produksi lokal.

“Ini upaya kami yang langsung mengusulkan kepada Kementerian Pertanian dan Alhamdulillah bantuan untuk 200 hektar ini telah siap disalurkan,” ungkap Sri Juniarsih di sela-sela peninjauannya.

Ia mengimbau para petani penerima manfaat dapat mengelola bantuan bibit tersebut secara optimal. Dengan kultur tanah Berau yang sangat potensial untuk tanaman kakao, peningkatan hasil panen diyakini akan berdampak signifikan pada taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Berau dengan kultur tanahnya sangat cocok untuk budidaya kakao ini. Tentu kita ingin produksi cokelat dari Berau semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan nasional maupun internasional,” jelasnya.

Guna menjaga produktivitas budidaya kakao tersebut, Pemkab Berau berjanji akan terus memberikan pembinaan dan pendampingan lapangan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta tenaga penyuluh pertanian.

Pemkab juga berencana mengusulkan bantuan lanjutan berupa pupuk dan tambahan bibit untuk perluasan areal tanam.

Selain memantau lokasi persemaian di Sambaliung, Bupati Berau juga menyempatkan diri mengunjungi perkebunan kakao di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur.

Perkebunan ini menjadi salah satu percontohan sukses di Berau karena hasil fermentasi biji cokelatnya telah berhasil diekspor ke berbagai negara (*).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *